Wu Song membunuh Ximen

aldisurjana_jinpingmei_jin_ping_mei_Wu_Song_membunuh_Ximen_Qing _Shui_Hu_Zhuan_water_margin Adegan „Wu Song membunuh Ximen Qing“, dikisahkan dalam novel „Shui Hu Zhuan“ (Water Margin), dimana Wu Song menaiki tangga Kedai Arak sambil menggendol kepala Pan Jin Lian (Teratai Emas) dan membunuh Ximen Qing dengan melemparnya keluar jendela loteng.

Tetapi dalam Jin Ping Mei (The Plum in the Golden Vase), ternyata Wu Song telah salah tangan dan membunuh pegawai pengadilan, yang dikiranya Ximen, sehingga mendapat hukuman buang ke luar tembok besar.

Setelah bebas dari hukuman, Wu Song mencari Ximen untuk pembalasan dendamnya yang tertunda, namun sayang Ximen telah mati karena penyakit. Dendam Wu Song kepada Ximen disebabkan karena Ximen telah membunuh kakaknya Wu Dalang.dan merebut istri kakaknya yg bernama Pan jin Lian.

Wu Song, Ximen Qing, Pan Jin Lian (Teratai Emas) dan Wu Dalang adalah beberapa pemeran utama novel Shui Hu Zhuan, yang juga menjadi pemeran utama di novel Jin Ping Mei.

Meskipun alur cerita Water Margin dan Jinpingmei sama2 berkisar di dinasti Song (960 bis 1279), tapi Water Margin dipublikasikan pada abad ke 14, sedangkan Jinpingmei dipublikasikan 200 tahun kemudian, yakni pada abad ke 16.

Cuplikan dari novel Jin Ping Mei (The Plum in the Golden Vase)  dan Shui Hu Zhuan (Water Margin)

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s