Bayangan Bunga Dibalik Tirai

Bayangan_Bunga _Dibalik_Tirai_Xu_Jin_Ping_Mei_jinpingmei_aldisurjanaJudul „Bayangan Bunga Dibalik Tirai“ mempunyai makna ganda. Perkataan „Bunga“ disini bisa diartikan sebagai sesuatu yang indah, yakni para tamu rumah bordil Nyonya Li, yang hanya terlihat sebagai bayang-bayang dibalik tirai jendela. Dan juga bisa diartikan sebagai tirai kematian, dibalik bayang-bayang reinkarnasi tiga wanita cantik: Nyonya Ping, Teratai Emas, dan Chunmei, yang telah mati di dalam kisah Jinpingmei.

Novel ini diterbitkan sekitar tahun 1880, pada akhir Dinasti Qing (1644-1912), masa awal pemerintahan Guangxu Di (1875-1909). Novel “Bayangan Bunga dibalik Tirai” bukanlah novel yang mandiri, melainkan berdasarkan novel Jinpingmei, yang dua ratus tahun lebih tua. Oleh karena itu, dibelakang judul tertera tulisan Xu Jinpingmei, yang berarti: kelanjutan Jinpingmei. Novel ini adalah karya Ding Yaokang, penulis kelahiran akhir Dinasti Qing, yang bersembunyi dibalik nama samaran „Petapa Ziyang“.

Kisah ini dimulai dengan penampakan roh-roh ditengah malam di bab terakhir Jinpingmei (Bab 98, terjemahan Aldi Surjana), yang dialami oleh dayang Permata di biara Yung-fu-se, dimana Petapa tua meminta  belas  kasih  Buddha  dan  memohon penyelamatan  umat  manusia  yang  tersesat,  dan menolong  roh-roh terkutuk agar dlahirkan kembali.

Mereka dilahirkan kembali dengan nama baru, Ximen (Gerbang barat) menjadi Nangong (Istana selatan), Nyonya Bulan marga Wu menjadi Nyonya Awan marga Chu, dayang Permata menjadi Mutiara, pelayan Tai Arl menjadi Tai Tingrl, Teratai Emas menjadi Sepatu Merah, Nyonya Ping istri keenam Ximen menjadi Benang Perak, Mong Yu Loh istri ketiga Ximen menjadi Walet Kecil dan sebagainya. Nama-nama tempat diganti dan peran dayang Permata, sebagai orang yang melihat penampakan di kuil ditukar dengan Nyonya Bulan.

Alur cerita novel ini berkisar antara tahun 1123 dan 1142, pada saat kekacauan politik terparah: Kejatuhan Dinasti Song utara, Penangkapan dua Kaisar, ayah dan anak, Pemecahan Tiongkok menjadi wilayah utara dan wilayah selatan, dan pendudukan wilayah utara oleh bangsa Tatar.

Oleh: Aldi Surjana

Sinopsis novel „Bayangan Bunga Dibalik Tirai“ (Xu Jin Ping Mei), karya Ding Yaokang

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s