Nona Permata

aldisurjana_rouputuan_rou_pu_tuan_carnal_prayer_mat_bantal_doa_dari_daging_semerbakPermata tiga tahun lebih muda dari kakak perempuannya Mutiara. Ia cantik luar biasa, makhluk gemulai. Dagingnya, kulitnya adalah yang terlembut, yang bisa dibayangkan. Payudaranya terasa seperti telur ayam segar tanpa kulit. Ia tampak bagaikan patung porselin tipis, yang sedikit ditekan atau tersenggol akan rusak.

Jika ia berjalan-jalan di taman atau menaiki tangga ke teras bulan, kesannya lebih banyak melayang daripada melangkah, sedikit hembusan angin akan merobohkannya. Jika ia duduk, sepertinya, ia masih memerlukan seseorang, yang menopangnya dikiri dan kanannya, agar tidak terjungkir.

Bagaimana mungkin makhluk lembut seperti ini sanggup bertahan menghadapi ‚pertempuran‘ serius, apalagi dengan seorang pasangan, yang dilengkapi ‚perkakas‘ besar seperti pemuda kita? Perkataan ‚mati bercinta‘, di mulut kakak perempuannya Mutiara yang lebih kuat mungkin hanya ungkapan berlebihan, bagi adik perempuannya adalah ancaman serius…

Oleh: Aldi Surjana

Cuplikan dari novel Rou Pu Tuan (The Carnal Prayer Mat)

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s