Wu Song Si Pembunuh harimau

2-5_Wu_Song_beat_tiger_aldisurjana_jinpingmei_jin_ping_golden_lotus_The_Plum_in_the_Golden_Vase_water_margin_batas_airWu Song adalah karakter fiksi di novel Tiongkok terkenal Jinpingmei (Golden Lotus) dan Shuihu Zhuàn (Water Margin). Wu Song berasal Qinghe (sekarang Xingtai, Hebei).

Kedua Novel ini menggambarkan Wu Song sebagai seorang pria tampan dengan mata bersinar, alis tebal, tubuh berotot dan sikap yang mengesankan. Ia dibesarkan bersama kakaknya Wu Ta.

Baik di novel Jinpingmei maupun di novel Shuihu Zhuàn, awal cerita kurang lebih sama. Dimana, setelah kakak iparnya Pan Jinlian (Teratai emas) membunuh kakaknya Wu Ta, dia ingin membalas dendam.

Semula ia mencoba untuk membunuh Ximen Qing, kekasih dari kakak iparnya, tapi dia salah bunuh, yang dibunuh adalah orang lain. Dia kemudian ditangkap dan diasingkan ke Mengzhou.

Setelah beberapa tahun kemudian ia kembali, Ximen Qing sudah meninggal karena sakit. Dia kemudian membunuh kakak iparnya Pan Jinlian, dan melarikan diri ke Gunung Naga kembar.

Meskipun Jinpingmei dikenal sebagai novel erotis, tetapi tentang Wu Song tidak ada kisah yang seksual. Sedangkan di Shuihu Zhuàn, Wu Song menjadi terkenal karena tindakan kepahlawanannya.

Salah satu kehebatan Wu Song adalah dalam keadaan mabuk dan tanpa senjata, ia berhasil membunuh seekor harimau pemakan manusia hanya dengan menjepitnya ke tanah dan memukul kepalanya berulang kali dengan tangan kosong.

leh: Aldi Surjanad

Cuplikan dari novel Jin Ping Mei (The Plum in the Golden Vase) dan Shui Hu Zhuan (Water Margin)

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s