Mimpi Dihampiri Hantu mantan Suami

aldisurjana_rouputuan_rou_pu_tuan_the_carnal_prayer_mat_li_yu_tikar_doa_dari_daging_novel_Mimpi_Dihampiri_Hantu_mantan_Suami

Pada suatu malam bulan purnama di pertiga terakhir bulan ke delapan, ketika sedang ‚tidur ayam‘ nyonya Ping dikagetkan oleh sebuah penampakan. Seakan-akan ia melihat suaminya Hua Tse hsü yang sudah meninggal, mengenakan pakaian berkabung panjang datang mendekat dengan langkah lamban dan terdengar suaranya menggema berkata kepadanya:

„Perumpuan tidak setia! Demi kekasihmu kau telah menipu milikku. saat pengadilan telah tiba!“

Hua berbalik untuk pergi, nyonya Ping menarik ujung rok mantan suaminya dan berusaha untuk menahannya. “ Kakak yang baik, maafkanlah aku!“ mohonnya kepada Hua. Tapi Hua merobek roknya dan menghilang.

Nyonya Hua dilanda ketakutan. Ia bahkan mengira, tangannya masih merasakan sobekan rok suaminya, tapi yang ada ditangannya ternyata adalah ujung baju anaknya, yang masih dipegangnya dengan jari jemari kram.

Diluar baru saja terdengar kentongan ketiga ronda malam, jam tengah malam. Perasaan seram membuatnya bergidik, rambutnya berdiri, keringat dingin memenuhi tubuhnya, dan dengan penuh ketakutan ia merayap masuk kebawah selimut….

Keterangan:
Li Ping’er („Little Vase“) = Nyonya Ping, juga disebut Nyonya Hua setelah menikah dgn Hua Tse Hsu

Diterjemahkan oleh: Aldi Surjana

Cuplikan dari novel dinasti Ming „Jin Ping Mei“, atau The Plum in the Golden Vase

https://aldisurjana.wordpress.com/

 

 

 

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s