Bab 3 Sepasang Pedang Matahari dan Rembulan

aldisurjana_sepasang_pedang_matahari_dan_rembulan_jit_goat_siang_pokiamDian Long menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya. Dian Long memang pemuda yang doyan pelesiran, tapi jelas sama sekali bukan sebangsa pemetik bunga yang suka main paksa merusak anak gadis orang. Maka dengan berat hati, Dian Long tinggalkan itu gadis di pinggir jalan dan kemudian melesat secepat kilat meninggalkan para pengejarnya.

Entah dari mana datangnya tenaga luar biasa yang membuat Dian Long melesat cepat bagaikan setan, Dian Long kembali ke Bu-kee-cung dan langsung mengurung diri dikamar, berusaha mengendalikan nafsu birahinya yang semakin menjadi-jadi. Akan tetapi, tawon asmara peliharaan Ban Su To Niocu memang tidak bernama kosong, semakin berusaha ditekan, efeknya malah menjadi semakin berlipat. Ketika sudah mencapai tingkat yang tidak dapat ditahan lagi, tiba-tiba masuklah A Hu, jongos lelaki kecil keluarga Bu ke kamar Bu Dian Long. „Eh, kongcu sudah pulang?“

”A Hu!!!” teriak Bu Dian Long,”Cepat kau undang Sinshe (Tabib) Sie Pe Giok kesini.”
Dengan agak kaget, karena peluh di dahi Bu Dian Long menetes segede gede biji jagung, pergilah A Hu keluar rumah dengan tergesah-gesa, sampai pintu dapurpun lupa di tutup.

Akhir nya tibalah A Hu bersama dengan Sinshe Sie Pe Giok, Sinshe Piawai itu langsung memeriksa Nadi Bu Dian Long. Sambil mesem berkatalah si Sinshe Piawai kepada Bu Dian Long,”Sebenar nya kau tidak perlu pertolonganku, berbahagialah kau bisa naik birahi tanpa harus beli Viagra yang mahal.”

Bu Dian Long yang baju nya sudah basah kuyup keringatan, saking menahan birahi yang berkobar kobar keracunan tawon peliharaan Ban Su To Niocu, memohon dengan amat sangat kepada Sinshe Sie Pe Giok untuk di berikan obat pemunahnya.

”Baiklah”, kata Sinshe Piawai itu, “ini resep Yo-bi-su, harus diambil dari Gan Bin To Siansing, bisa kau temukan dia di bagian dinas pertabiban kerajaan Beng cabang kota Hangciu. Kau harus cepat minum obat ini, jika tidak 3 bulan lagi nyawamu akan melayang. Diberikannya surat pengantar kepada A Hu yang segera melesat pergi keluar kampung.

Dengan terengah-engah sampailah A Hu di gedung dinas pertabiban kerajaan Beng di kota Hangciu. Langsung menghadap Gan Bin To Siansing memohon obat penawar sambil menyerahkan resep dan surat pengantar dari Sinshe Sie Pe Giok. Gan Bin To Siansing adalah seorang pedagang asing merangkap tabib yang jujur dan rendah hati, tanpa ayal diberikan lah pada A Hu obat penawar yang berupa Air Seduhan Yo-bi-su.

Yo-bi-su adalah surat kulit kambing, yang air seduhan nya adalah obat manjur untuk penawar racun tawon Ban Su To Niocu. Hal itu disebabkan karena kulit kambing yang digunakan untuk membuat Yo-bi-su adalah sejenis kambing bandot langka yang hanya ada di tanah Palembang, satu kerajaan dekat negeri Man-Ze-Bo-Yi di seberang Laut Tionggoan selatan.

Gan Bi To Siansing berkata,”Aku kenal dengan Ban Su To Niocu yang memelihara tawon asmara. Dulu dia juga sempat meminta obat Yo-bi-su untuk dicampurkan dengan madu tawon asmara. Minum obat Yo-bi-su saja mungkin kurang efektif kalau melihat cara Ban Su To Niocu meminum obat. Lebih baik dicampur dengan madu tawon asmara. Madu itu selain dimiliki oleh Ban Su To Niocu, juga ada pada Temuyun siucay yang pernah menerima madu tawon asmara dari Ban Su To Niocu. Pergilah engkau ke tempat Temuyun siucay, akan kuberikan surat pengantar.”

Setelah mendapatkan obat Yo-bi-su dan surat pengantar dari Gan Bi To Siansing, A Hu langsung lari lagi menuju arah utara kota tempat tinggal Temuyun siucay.

 

Latar belakang tokoh – Binarto Siansing atau Gan Bi To Siansing (fiksi)

Tidak ada yang tahu nama asli dari Binarto Siansing. Orang-orang di kompleks istana hanya mengenal cerita tentang Binarto Siansing dari mulut para perwira muslim anak buah laksamana Cheng Ho yang bergaul cukup akrab dengan Binarto Siansing selama perjalanan dari tanah jawa kembali ke tioanggoan.

Selama perjalanan para perwira muslim ini berulang kali menanyakan nama Binarto Siansing, tetapi beliau selalu menolak memberikan namanya sambil berkata,” Apalah arti sebuah nama”. Akhirnya para perwira muslim ini tidak enak untuk mendesak terus, walaupun masih bingung bagaimana memanggil Binarto Siansing. Mereka sementara memanggil beliau si Anu…..

Setelah cukup lama melakukan perjalanan di atas kapal dan perlahan mereka mulai akrab, akhirnya sedikit demi sedikit Binarto Siansing mau menceritakan sedikit riwayat hidupnya. Ternyata Binarto Siansing masih keturunan orang asing dari tanah seberang yang penduduknya menyebut dirinya sebagai keturunan dewi matahari. Ayah Binarto Siansing adalah seorang pendekar terkenal dari negeri matahari tebit yang berkelana sampai ke tanah jawa. Ayah Binarto Siansing barnama Naruto dikenal dengan julukannya Konoha no Kyuubi Kitsune alias Rase ekor sembilan dari Konoha.

Sejak itu para perwira muslim memanggilnya dengan nama Bin Naruto atau Ibnu Naruto (anak dari Naruto) sehingga beliau dikenal dengan nama Bin Naruto Siansing.

Sewaktu tiba di tanah tionggoan, penduduk setempat ikut-ikutan memanggil beliau dengan nama Bin Naruto Siansing. Hanya saja karena pelafalan dengan lidah mereka agak sulit sehingga ucapannya tidak tepat lagi dan berubah menjadi Bin Narto Siansing. Seiring berjalannya waktu lama kelamaan panggilan tersebut berubah menjadi Binarto Siansing
Setelah diterima kaisar Yong Le, kaisar memberikannya nama baru Gan Bi To yang dipakai sampai sekarang, sehingga dia dipanggil Gan Bi To Siansing.

 

Bersambung

Cerita hasil keroyokan bareng anggota serialsilat.com 23.10.2007
Aminus, B_man, Kucink, Mel, Tembuyun Belitong, Trulythe (Aldi Surjana), Toan_ie, dan Zetta, diedit dan diselesaikan oleh Tembuyun Belitong.

 

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s