Bab 15 | Rou Pu Tuan | Tikar Doa Dari Daging

aldi_surjana_rouputuan_rou_pu_tuan_the_carnal_prayer_mate_tikar_doa_dari_dagingistri pedagang sutera

„Tentu saja, kenapa tidak? Sepertinya cocok dengan seleraku. Tapi apa yang kau maksudkan, bahwa dengannya perkenalan singkat sudah cukup untuk dapat memilikinya?“

„Dalam hal ini memang tidak sulit, kau hanya membutuhkan sedikit biaya. Aku sudah menyiapkan beberapa potong uang perak. Kita hanya perlu menunggu suaminya pergi, lalu memasuki tokonya dan  berpura-pura menjadi pembeli biasa. Disitu kau bisa melihatnya. Jika kau menyukainya, kau bisa memberikan sedikit harapan padanya. Kenapa ia harus tidak menyukaimu? Selama ini ia terikat pada seorang suami canggung, pasti ia sudah sangat bosan. Bila kemudian tiba-tiba muncul seorang jentelmen ganteng dihadapannya dan merayunya, kenapa ia tidak menggunakannya sebagai  pengusir kebosanannya? jika ia tidak marah pada rayuanmu, maka boleh dikata kau telah mencapai tujuan. maka aku hanya perlu berperan sebagai penghubung, dan aku berani bertaruh, bahwa dalam tiga hari kau sudah dapat menidurinya? Na, apa yang akan kau katakan sekarang?“

„Bila kau ingin mengerjakannya untukku, aku akan sangat berterima kasih padamu. Tetapi masih ada satu hal yang membuatku menjadi penasaran. Kau kan memiliki kepandaian yang luar biasa, bisa melompat keatas genteng dan siapa yang tahu berapa tinggi kau mampu memanjat dinding, sepertinya kau mempunyai kekuatan gaib, tidak ada yang tidak mungkin bagimu. Kenapa bantuanmu hanya terbatas pada satu saja dari ketiga wanita. mengapa kau menghindari yang duanya lagi, maksudku kedua gadis dari keluarga elit? Apakah aku harus mengambil kesimpulan, bahwa kau beraninya hanya pada rakyat kecil dan takut  menghadapi yang kuat?“

„Bukan begitu, ini hanya sekedar kekecualian. Peraturan mengatakan, bahwa adalah lebih berbahaya mengganggu hartawan dari pada rakyat kecil – Sampai pada satu kekecualian, menganggu wanita dari rumah elit, lebih sedikit risikonya dari pada rumah rakyat kecil“

„Dan mengapa?“

„Kaum Hartawan biasanya tidak cukup dengan satu istri, melainkan juga memiliki tiga istri dan empat istri peliharaan. Si tuan besar tetapi tidak dapat membagi dirinya, Dimana ia tidur dengan salah satu, yang lainnya merasa tidak dihiraukan dan kesepian.

Jadi jelas sekali, bahwa perumpuan mewah tak terpuaskan semacam itu, yang sehari-harinya hidup senang dan menganggur, hanya memilkirkan kesenangan „musim semi“ dan ingin sekali mengalami petualangan yang menarik. Jika kemudian ada seorang pemuda nakal mendekatinya, maka tidak perlu mengemis perhatiannya, itu sudah diizinkan sejak awal. Perumpuan seperti itu tidak memikirkan pertahanan. Semisalnya, tuan rumah memergoki keduanya sedang bercinta, sangat sulit baginya untuk menyeret si pemuda ke hadapan Hakim, sebuah skandal akan sangat merugikan martabat keluarga. Langsung membunuh ditempat pasangan yang berselingkuh, ia tidak mau. Karena ia tidak mau kehilangan selir cantik, yang untuk mendapatkannya ia telah menghabiskan uang yang tidak sedikit. Jika ia mengampuni si perumpuan, mengapa ia harus membunuh si kekasih gelapnya, yang tidak menanggung kesalahan lebih banyak dari si perumpuan. Jadi ia akan melepaskan si pemuda.

Lain halnya pada orang kecil, ia hanya mampu membiayai satu istri,  yang bagaikan bola matanya dijaganya siang malam. Orang kecil semacam ini, bila memergoki istrinya berselingkuh dengan lelaki lain, tanpa berpikir dua kali, kalau tidak membunuh keduanya sekaligus atau akan menyeret si kekasih gelap kehadapan Hakim. Orang kecil tidak terlalu mengambil pusing masalah skandal dan martabat keluarga. Jadi kau lihat, lebih berisiko, menyentuh kehormatan orang kecil dari pada Hartawan“

„Sangat mencerahkan. Hanya saja, masih ada yang harus kupertanyakan: Apakah teori ini tidak bertentangan, jika kau menganjurkan aku menyelingkuhi istri pedagang sutera miskin, sebaliknya jangan menganggu kedua gadis elit?“

„Tidak. kasus ini adalah kekecualian dari kekecualian. Secara kebetulan, situasinya lebih menguntungkan bagimu pada istri pedagang sutera, dibanding pada kedua wanita elit. Kepadanya sangat sulit bagimu untuk mendekatinya dan membutuhkan waktu yang lama.“

„Tolong kau jelaskan lebih detil. maksudku, tentu saja aku sudah memutuskan untuk mengambil istri pedagang sutera, tapi masih kepingin tahu, sejauh apa harapanku pada yang kedua lainnya. Jika kau ceritakan lebih jelas, maka aku akan merasa lebih yakin lagi dengan usahamu“

„Baiklah, jadi dengar: kedua wanita – Yang satu umurnya dua puluh dan satunya lagi enam belas – keduanya kakak beradik, putri istri utama dari almarhum ayahnya yang kaya raya, mantan pejabat tinggi. Keduanya juga menikah dengan dua pemuda kakak beradik. Yang lebih tua menikah dengan yang lebih tua sejak empat tahun dan yang lebih muda menikah dengan yang lebih muda sejak sekitar tiga bulan, Kedua pemuda bersaudara itu juga berasal dari keluarga pemuka masyarakat yang berbakti kepada Kaisar sejak beberapa generasi. Kedua bersaudara sepertinya sudah keluar jalur dan tidak mempunyai cita-cita tinggi. Mereka baru berhasil menjadi Hsiu tsai, Doktor tingkat kesatu (S1) dan sama sekali tidak berambisi untuk menempuh dua ujian negara (S2, S3) lagi. Keduanya agak sombong, terlihat dari nama julukannya. Yang lebih tua menamakan dirinya Woyun Sheng „Siucai Awan Tenangì, yang lebih muda Yiyun sheng „Siucai Awan Istirahat“. Nampaknya mereka merasa lebih tinggi dari sesama manusia lainnya, kurang lebih mengambang di awan. Mengenai kecantikan dan bentuk tubuh kedua wanita muda dengan yang ketiga, istri pedagang sutera adalah setara. Ketiga-tiganya memiliki kecantikan yang luar biasa, tapi dingin. Ketiga-tiganya mempunyai kelemahan, seperti yang kau maksudkan dengan kegairahan. Pada saat hubungan suami istri mereka tidak ikut terlibat, mereka hanya berbaring dengan apatis, dan dari mulutnya tidak keluar suara desahan gairah. Dari caranya yang pasif, bisa diambil kesimpulan, hubungan suami istri ini tidak menyenangkan. Sebenarnya itu kesempatan baik untukmu. Tapi sayang, bahwa kedua lelaki itu tidak sama dengan lelaki kaya lainnya, mereka tidak mengambil tiga istri dan empat selir, melainkan cukup puas dengan yang satu ini dan siang malam selalu berada bersama. Kau harus menggunakan seratus tipuan dan seribu muslihat untuk mendekati kedua wanita yang dijaga ketat. Dibutuhkan banyak kesabaran dan ketekunan. hingga kau dapat menemuinya sendirian dan tanpa penjaga. Itu bisa berlangsung selama berbulan-bulan. Sangat menguntungkan bagimu adalah situasi si ketiga, istri pedagang sutera. Dalam kasus ini suaminya sering bepergian keluar rumah, dimana kau bisa langsung menemuinya.“

Dengan tegang si pemuda mendengarkan. Semuanya cocok dengan ketiga wanita cantik yang pernah ditemuinya di kuil! Jangan-jangan yang diceritakan oleh bandit kunlun adalah wanita yang sama. Dan ketertarikannya masih tetap pada kedua wanita yang lebih muda. Ia tidak dapat mengusir kerinduannya padanya.

„Apakah kedinginannya itu yang menjadi sebab musabab yang membuat hubungan suami istri kurang menyenangkan?“, katanya sambil berpikir. „Siapa tahu, jangan-jangan ‚Modal‘ -nya lemah dan kekuatannya terlalu sedikit? Makanya tidak heran, jika kedua wanita cantik tanpa gairah dan tetap pasif – Nah, kalau mereka ketemu aku! Aku akan membuatnya menjadi aktif! Pada mereka akan kuajarkan kegairahan!“

„Dugaanmu salah. Atas dasar pengamatan pribadi, aku hanya bisa mengonfirmasikan, bahwa meskipun tidak luar biasa kuatnya, tapi ‚modal‘-nya sudah cukup ukuran dan kekuatannya diatas rata-rata. Sambil lalu – Sudah lama aku ingin bertanya padamu tentang itu – Bagaimana sebenarnya dengan ‚modal’mu sendiri dan kekuatannya? Kau berperilaku seperti Don Juan, berarti ada sesuatu yang hebat yang bisa kau andalkan. Perlihatkanlah ‚alat‘ -mu padaku. Aku hanya ingin menenangkan diriku. Aku ingin mendapat keyakinan melalui mataku sendiri, agar dengan tenang bisa membantumu lebih banyak lagi“

Bersambung

Diterjemahkan Oleh: Aldi Surjana

Novel dinasti Ming Rou Pu Tuan, atau The Carnal Prayer Mat

 

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s