Bab 18 Sepasang Pedang Matahari dan Rembulan

aldisurjana_sepasang_pedang_matahari_dan_rembulan_jit_goat_siang_pokiamBan Su To Niocu menyahut,”Aku tahu kalau engkau bukan orang jahat yang mencuri makan tawon asmaraku. Kalau kau setuju, sekarang juga akan kuberikan madu tawon yang sudah kucampur dengan obat Yo-bi-su, asalkan kau serahkan Goat Pokiam untuk kupersembahkan kepada kaisar.”

“Kali ini, dengan adanya Yelu-sicu disini siawte percaya penuh dengan Niocu. Marilah cuwi sekalian berkunjung ke rumahku di Bu-kee-cung untuk siawte jamu ala kadarnya. Di Bu-kee-cung nanti, siawte serahkan sendiri pedang pusaka ini dihadapan paman siawte dan Yelu-sicu sendiri.”

“Hahaha…. Janganlah kau panggil aku dengan panggilan sicu, membuatku malu saja. Panggil aku twako saja. Eh Niocu, pemuda ini tidaklah setolol yang kau kira. Dia tidak akan menyerahkan Goat Pokiam kepadamu sebelum yakin kalau obat yang kau berikan adalah asli. Hahaha…..Aku sendiri tertarik untuk pergi ke Bu-kee-cung. Jelek-jelek begini, leluhurku masih punya hubungan dengan leluhur keluarga Bu.”, kata Yelu Ceng sambil tertawa.

“Huh, jangan dikira aku takut pada keluarga Bu kalian! Lagi pula aku tidak akan menipu obat. Ayo kita pergi!” jengek Ban Su To Niocu.

“Baiklah,marilah Yelu….eh…. twako dan Niocu ikut denganku.”

Berbareng mereka masuk ke dalam hutan dan berjalan menuju arah perkampungan keluarga Bu. Belum jauh mereka memasuki hutan, tiba-tiba dari atas pohon berkelebat tubuh seseorang berpakaian hitam menyambar ke arah Dian Long. Jari tangan kirinya menotok ke arah pundak seiring dengan tangan kanannya mencengkeram ke arah tangan Dian Long yang memegang Goat Pokiam.

Kaget dengan serangan tiba-tiba itu, Dian Long membanting tubuhnya ke belakang dengan maksud menghindari serangan orang itu. Namun si penyerang rupanya tidak berhenti begitu saja, cepat dia memburu ke arah Dian Long yang masih berguling di atas tanah. Kali ini Ban Su To Niocu tidak tinggal diam, tangan kanannya membentuk cakar dan bergerak menghalangi si penyerang dari samping. Si penyerang itu merasakan hawa dahsyat dari cengkeraman Ban Su To Niocu. Seketika dia mengubah totokannya menjadi serangan tapak menangkis serangan Ban Su To Nocu.

Duarrrrr…..Kedua orang ini sama-sama terdorong mundur, Ban Su To Niocu 5 tindakan dan si penyerang mundur 3 tindakan. Ini menandakan tenaga Ban Su To Niocu masih kalah tipis.

Ban Su To Niocu dan Yelu Ceng terkejut menyaksikan kehebatan kepandaian si penyerang yang ternyata mengenakan kedok hitam untuk menutupi wajahnya. Tetapi yang paling terkejut adalah Dian Long, si kedok hitam itu tadi menggunakan gerakan Hang Liong Sip Pat Chiang untuk menangkis serangan Ban Su To Niocu. Tidak berhenti begitu saja si kedok hitam lalu berbalik lagi ke arah Diang Long dan kembali bergerak menotok siku Dian Long. Jelas sekali tampak si kedok hitam ingin merampas Goat Pokiam. Hanya saja kali ini Dian Long sudah siap sedia, cepat Dian Long menyambut totokan itu dengan kelitan sambil balas menotok dengan ilmu It-yang-ci.

Kejutan bagi Dian Long belumlah berakhir karena si kedok hitam sepertinya mengetahui gerakan Dian Long termasuk kembangan dari berbagai macam gerak tipuan It-yang-ci. Malah kali ini si kedok hitam membalas serangan Dian Long dengan ilmu yang sama. Namun yang membuat Dian Long lebih kaget lagi, It-yangci yang diperagakan si kedok hitam kelihatannya lebih lengkap dari It-yang-ci yang dikuasai keluarga Bu dari Bu-kee-cung. Beberapa gerakan It-yang-ci yang dikenal oleh Dian Long disambung dengan totokan beruntun dari gerakan yang tidak dikenal Dian Long. Gerakan sambung menyambung itu terlihat serasi sekali dengan gerakan It-yang-ci sebelumnya. Sepertinya itulah gerakan It-yang-ci yang sempurna!

Kelabakan juga Dian Long menghadapi totokan beruntun itu walaupun dibantu oleh Ban Su to Niocu yang berulang kali menangkis totokan si kedok hitam yang mengincar tangan Dian Long dengan cakarnya. Akhirnya tak kuasa juga Dian Long mempertahankan pedang ditangannya. Tiba-tiba saja Dian Long merasakan tangannya kesemutan dan dengan cepat Goat pokiam sudah berpindah tangan ke genggaman si kedok hitam. Tidak hanya itu Dian Long merasakan kakinya lemas tak bertenaga kena totokan dan menyebabkan dia jatuh terguling dan keluar dari arena pertempuran.

Melihat keadaan demikian, Yelu Ceng meloncat ikut menyerang si kedok hitam dengan tongkat pancingnya. Tadinya dia ragu-ragu ikut mengeroyok si kedok hitam. Tapi demi melihat orang ini memakai kedok dan merampas Goat Pokiam, tentulah bermaksud tidak baik. Sehingga dia tidak menghiraukan lagi tata tertib dunia kang-ouw dan ikut terjun mengeroyok.

Gerakan tongkat Yelu Ceng benar-benar aneh dan membuat si kedok hitam berulang kali berseru kaget. Tapi segera si kedok hitam silih berganti melancarkan serangan dengan tapak dan totokannya.

Kembali Dian Long yang melihat dari luar arena membelalak kaget karena Dian Long mengenali gerakan Ciam Liong Put Yong (Naga berendam ngumpet tak berguna) yang disambung dengan gerakan tapak yang tak dikenalnya. Hang Liong Sip Pat Chiang yang dilancarkan si kedok hitam benar-benar hebat dan lengkap si kedok hitam sepertinya juga menguasai 18 jurus Hang Liong Sip Pat Chiang komplet dengan segala perubahan dan kembangannya. Dengan dua ilmu sakti ini si kedok hitam bisa menahan serangan Ban Su To Niocu dan Yelu Ceng berikut dengan serangan balasannya.

Tiba-tiba terdengar suara pedang terhunus dan melesat cahaya berkeredepan diiringi hawa panas menuju tengkuk si kedok hitam. Ternyata Ban Su To Niocu sudah tidak sabar lagi dan menggunakan Jit Pokiam untuk menaklukkan si kedok hitam.

Bersambung

Cerita hasil keroyokan bareng anggota serialsilat.com: 23.10.2007
Aminus, B_man, Kucink, Mel, Tembuyun Belitong, Trulythe (Aldi Surjana), Toan_ie, dan Zetta

 

 

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s