Taktik Menjual

kuda 2 - Kopie

Seorang pria ingin menjual kuda. Sudah tiga hari ia berdiri dengan kudanya di pasar, tapi tidak ada yang tertarik. Jadi dia meminta tolong seorang ahli kuda terkenal, Bo Le.

„Aku memiliki kuda bagus untuk dijual tetapi aku telah berdiri di pasar selama tiga hari dan tidak ada yang menunjukkan minat,“ keluhnya kepada Bo Le. „Bisakah kau datang dan melihat-lihat kudaku? Silakan berjalan di sekitarnya, melihat dari dekat, dan kemudian pergi. Tapi pastikan untuk melihat ke belakang ketika kau berlalu. Untuk ini, aku akan memberikan semua keuntunganku untuk hari itu dari penjualanku yang lain.“

Keesokan harinya Bo Le datang. Dia berjalan mengitari kuda itu dan memandang dari atas ke bawah. Saat ia berjalan pergi, ia terus melihat ke belakang. Hari itu, kuda itu dijual seharga sepuluh kali dari nilainya.

Komentar: Nilai barang terletak pada persepsi. Cerita ini sudah ada sejak 2.300 tahun yang lalu, ide untuk memakai selebriti dalam promosi suatu produk ternyata sudah sangat awal dilakukan dalam sejarah.

Catatan: Bo Le adalah nama julukan dari seorang ahli kuda legendaris yang terkenal di jaman Musim Semi dan Gugur (771-476 SM) bernama Sun Yang. Ia terkenal akan ketajamannya dalam menilai kuda terbaik. Julukan Bo Le diambil dari tokoh mitologi penjinak kuda pertama.

Diterjemahkan oleh Nonik Dahlia
dari orientaldiscovery.com

Golden Lotus https://www.facebook.com/groups/goldenlotus24/

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s