Kenapa kamu berhenti, sayang?

aldisurjana jinpingmei

Pasangan yang telah agak lama menikah pergi tidur. Tepat ketika si istri akan tertidur, ia merasakan bahwa suaminya mendekatinya dengan cara yang luar biasa lembut.

Pertama, dia membelai lehernya, lalu sepanjang pundaknya, turun kembali ke pinggulnya.

Lalu dia menyentuh payudaranya dengan sangat ringan, membiarkan tangannya meluncur di atas perutnya dan kemudian mengusap pinggulnya lagi.

Kemudian tangannya meluncur di sepanjang bagian luar kaki kanannya ke pergelangan kakinya, lalu menyentuh bagian dalam kakinya. Kemudian di kaki lainnya.

Sang istri, yang sudah cukup bersemangat, mengerang pelan dan mencoba membuat dirinya sedikit lebih nyaman. Pada saat itu, tiba2 suaminya menghentikan kegiatannya, dan berbalik ke sisi lain tempat tidur.

„Kenapa kamu berhenti, sayang?“ bisiknya kesal.

Si suami juga berbisik, „Aku sudah menemukan remote tv nya!“

(aldithe)

 

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s