Ma Fei Shan Ramuan Mati Rasa Tiongkok Kuno

aldisurjana_Huato_Ma_Fei_Shan_Ramuan_Mati_Rasa_Tiongkok_Kuno

Sebelum Hua Tuo, ketika orang zaman dahulu terluka dan perlu dibedah, konon, harus mengikat tangan dan kaki sang pasien dulu, atau dipukul dengan kayu, mengeluarkan darah dan cara-cara lain agar sang pasien pingsan, kemudian baru diadakan pembedahan.

Hua Tuo pada waktu itu dengan seribu satu daya berusaha menemukan ramuan obat yang dapat digunakan sebagai anastesia (mati rasa), untuk mengurangi penderitaan pasien. Pada suatu hari, ia memetik ramuan obat di gunung, bertemu dengan seorang penebang kayu yang tubuhnya luka parah.

Ketika itu terlihat penebang kayu itu merobek beberapa lembar daun, dihancurkan lalu ditekan di atas lukanya. Hua Tuo sangat gembira setelah melihatnya, lalu segera minta petunjuk pada penebang kayu, dan baru tahu ternyata daun itu adalah daun Manto Luo. Belakangan, melalui penelitian dan pembuatan berulang-ulang, akhirnya Hua Tuo berhasil membuat ramuan yang terkenal sepanjang masa, Ma Fei Shan.

(Dikutip dari Zhengjian.org/asr)

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s