Tokoh Cersil Jin Yong Dalam Perangko Hongkong

Tokoh Cersil Jin Yong

Mr Louis Cha mulai berkecimpung di dunia cersil (cerita silat) dengan nama samaran „Jin Yong“ pada tahun 1955, dan novel cersilnya diserialkan di beberapa surat kabar lokal. Pada tahun 1972, ia telah menulis 15 novel yang sangat populer yang masih diminati hingga saat ini oleh para pembaca di seluruh dunia. Dalam fiksi seni bela diri yang dibangun dengan baik, Jin Yong memadukan sejarah Tiongkok dengan dunia persilatan, dunia bawah para pendekar, dan menciptakan segudang karakter unik dan khas. Karya-karyanya telah memberikan inspirasi tak terbatas untuk film, serial televisi, dan komik. Sejumlah karakter tak terlupakan dalam dunia persilatan Jin Yong, yang menjadi hidup dalam rangkaian enam perangko dan selembar kertas prangko yang diterbitkan oleh Hongkong Post.

$ 2 – Guo Jing dan Huang Rong dari cersil Pendekar Pemanah Rajawali (The Legend of The Condor Heroes).

Guo Jing dan Huang Rong

Perangko seharga $ 2 menggambarkan Guo Jing dan Huang Rong. Guo Jing terlihat membidikkan busurnya, sementara Huang Rong memegang Tongkat Pemukul Anjing dari Persekutuan Pengemis. Guo Jing adalah pria yang setia, jujur, dan lurus yang tumbuh di padang rumput Mongolia dan belajar silat dari „7 Manusia Aneh dari Kanglam“. Guo Jing dewasa melakukan perjalanan kembali ke Dataran Tengah untuk membalas kematian ayahnya. Dalam perjalanannya, Guo Jing bertemu dengan Huang Rong, putri yang cerdas dan pandai dari Sesat Timur Huang Yaoshi, dan itu adalah cinta pada pandangan pertama. Pasangan itu kemudian menjelajahi dunia kangouw bersama. Di bawah bimbingan beberapa master seni bela diri dan gurunya Pengemis Utara Hong Qigong, yang mengajarinya “Delapan Belas Telapak Tangan Penakluk Naga”, Guo Jing berlatih keras dan akhirnya berhasil menjadi jagoan seni bela diri.

$ 2,60 – Chen Jialuo dari cersil Putri Harum dan Kaisar (The Book and the Sword)

Chen Jialuo

Ditampilkan pada perangko $ 2,60 ini adalah Chen Jialuo, protagonis dari novel cersil pertama Jin Yong. Berpengalaman dalam sastra dan ilmu silat, pria tampan ini ternyata adalah adik dari Kaisar Qianlong. Setelah meninggalkan rumah pada usia yang sangat muda untuk melarikan diri dari bahaya, Chen belajar seni bela diri yang luar biasa dari gurunya Yuan Shixiao, dijuluki Pahlawan Eksentrik dari Kolam Surgawi, dan kemudian menjadi kepala Masyarakat Bunga Merah, sebuah organisasi rahasia yang bertujuan untuk menggulingkan Kekaisaran Qing dan memulihkan Kekaisaran Ming.

$ 3,40 – Linghu Chong dan Ren Yingying dari Cersil Hina Kelana (The Smiling, Proud Wanderer)

Linghu Chong dan Ren Yingyin

Perangko seharga $ 3,40 menampilkan Linghu Chong dan Ren Yingying. Linghu Chong yang yatim piatu diambil sebagai murid oleh Yue Buqun, pemimpin dari Partai Hoasan di Aliansi Lima Pedang. Dengan sifat riang dan santai, Linghu Chong tidak memenuhi harapan gurunya, dan dikirim untuk tinggal di tebing untuk merenungkan dan bertobat atas kesalahannya. Di tebing, Linghu Chong bertemu Feng Qingyang yang mengajarinya jurus pedang „Sembilan Pedang Dugu“, yang membuatnya dikeluarkan dari sekte tersebut. Linghu Chong secara tak terduga mewarisi ilmu pedang luar biasa, dan bertemu belahan jiwanya Ren Yingying. Mereka sangat cocok dan hidup bersama secara harmonis. Perangko tersebut menggambarkan Linghu Chong dan Ren Yingying memainkan lagu yang harmonis.

$ 3,70 – Zhang Wuji dari cersil Kisah Membunuh Naga (Heaven Sword and Dragon Sabre)

Zhang Wuji

Prangko seharga $ 3,70 mempresentasikan Zhang Wuji. Menolak untuk mengungkapkan keberadaan Golok Naga, orang tua Wuji didorong untuk bunuh diri sementara Wuji terkena „pukulan telapak tangan dingin“ dan menderita luka parah. Dia cukup beruntung untuk bertahan hidup di bawah perawatan intensif dari kakek gurunya Zhang Sanfeng, tetapi tidak pernah pulih sepenuhnya. Hidup dengan cedera ini, dia belajar dan unggul dalam ilmu pertabiban. Secara kebetulan, ia juga belajar beberapa ilmu silat tertinggi termasuk „Keterampilan Sembilan Yang Ilahi“, „Tinju Taichi“ dan „Pergeseran Besar Langit dan Bumi“. Wuji kemudian mengambil alih kepemimpinan Partai Beng Kauw.

$ 4,90 – Yang Guo dan Xiaolongnü dari cersil Kembalinya Pendekar Pemanah Rajawali (The Return of the Condor Heroes)

Yang Guo dan Xiaolongnü

Perangko seharga $ 4,90 menggambarkan Yang Guo dan Xiaolongnü. Yang Guo lahir setelah kematian ayahnya, Yang Kang, salah satu protagonis dari cersil Pendekar Pemanah Rajawali. Ketika Yang Guo masih kecil, Guo Jing membawanya ke Sekte Quanzhen untuk belajar seni bela diri. Tapi Yang kemudian kabur untuk bergabung dengan Sekte Makam Kuno, dan belajar ilmu silat dari Xiaolongnü di Makam kuno di mana mereka tinggal dan berlatih silat bersama. Yang Guo dewasa jatuh cinta pada gurunya Xiaolongnü dan kisah cinta mereka sangat menyentuh. Di prangko, Yang Guo muda sedang berlatih silat di Ranjang Giok Dingin sementara Xiaolongnü sedang tidur di atas tali.

$ 5 – Wei Xiaobao dan Kangxi dari cersil Kaki Tiga Menjangan (Duke Of Mount Deer) 

Wei Xiaobao dan Kangxi

Perangko seharga $ 5 menggambarkan Wei Xiaobao dan Kaisar Kangxi bergulat di istana kekaisaran. Tumbuh di rumah bordil, Wei Xiaobao adalah orator yang fasih, penjudi yang rakus dan pembohong bawaan, serta penjahat yang tidak berpendidikan. Dia menyamar sebagai seorang kasim bernama Xiaoguizi dan ditahan di istana kekaisaran oleh seorang kasim tua. Wei Xiaobao pertama kali bertemu Kaisar Kangxi, yang menggunakan alias Xiaoxuanzi, di ruang pelatihan di istana dan keduanya menjadi sahabat, memulai petualangan luar biasa yang legendaris.

$ 10 – Qiao Feng, Xu Zhu dan Duan Yu dari cersil  Pendekar Negeri Tayli (Demi-Gods and Semi-Devils)

Qiao Feng, Xu Zhu dan Duan Yu

Lembar perangko seharga $ 10 menampilkan tiga saudara angkat dari Pendekar Negeri Tayli. Pria yang baik hati dan jujur ​​di sebelah kiri adalah saudara kedua Xu Zhu, sementara berdiri di tengah adalah saudara tertua yang sopan Qiao Feng, dan di sebelah kanan adalah saudara laki-laki termuda Duan Yu. Tumbuh di komunitas Han, Qiao Feng kemudian mengetahui bahwa dia berasal dari wilayah Khitan, jadi dia mengubah namanya menjadi Xiao Feng karena Xiao adalah nama keluarga aslinya. Dia akhirnya mengorbankan dirinya untuk mengakhiri perang, dan dianggap sebagai sosok paling heroik di dunia persilatan Jin Yong. Xu Zhu awalnya adalah seorang biksu Shaolin dan kemudian harus meninggalkan kehidupan religiusnya. Dia akhirnya mengambil alih Istana Lingjiu dan menikahi putri Xia Barat. Duan Yu, pangeran Kerajaan Dali, meninggalkan istana dan dibawa ke Kanglam secara tidak sengaja, di mana dia belajar seni bela diri yang kuat. Setelah banyak liku-liku, Duan Yu akhirnya kembali ke Dali.

Lee Chi-ching, seorang seniman komik terkenal, diundang untuk menggambar karakter dari novel seni bela diri Jin Yong menggunakan teknik melukis tradisional Tiongkok, dan perancang perangko Gideon Lai kemudian mengubah ilustrasi indah ini menjadi prangko. Selain itu, latar belakang emas pucat digunakan untuk menambah sentuhan indah dan elegan pada perangko. Karya seni Jin Yong melampaui batas geografis dan temporal, dan telah memikat hati pembaca China di seluruh dunia selama beberapa generasi. Set prangko khusus ini mewujudkan esensi novel Jin Yong, memungkinkan kita untuk membenamkan diri dalam dunia persilatan yang menakjubkan. ~ aldithe

Diterjemahkan oleh Aldi Surjana 

dari sumber: houseofstamp.com

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s