Jatuhnya benteng Xiang-Yang dan misteri punahnya keluarga Kwe

Jatuhnya Xiang Yang antara lain, karena ketika Mongol membobol benteng, Kwe Ceng sedang tidak di tempat. Tak ada yang tahu dimana Kwe Ceng berada, hingga beberapa ratus tahun kemudian, sebuah Media massa internasional WikiLeaks mengungkapkan dokumen rahasia tsb melalui situs webnya

Jadi bocorannya begini. 

Sehari sebelum penyerbuan Mongol, sebagai Panglima Bentengan Kwe Ceng merasa bertanggung jawab atas keselamatan Xiang Yang. jadi dengan menunggang burung rajawali dia berpatroli di sekitar perbatasan negri Song. 

Apa mau, Tiba-tiba cuaca menjadi gelap, sebuah awan hitam kemerah-merahan menggulung dan menghempaskannya ke atas pegunungan Alpen masa kini.

Setelah beristirahat, ia bersiap-siap untuk kembali ke negri Song. Sementara menunggu datangnya penampakan awan hitam kemerah-merahan ia turun ke kaki gunung, ke sebuah negri kecil yang bernama Swiss untuk mencari oleh-oleh.

Kwe Ceng berhenti didepan sebuah toko kerajinan tangan dan tertegun, disitu ia melihat „Gelang tangan indah berhias jarum akupunktur yang berdetak“, penuh ingin tahu ia memasuki toko untuk melihat lebih dekat.

Pelayan toko menyambut dengan ramah dan memperlihatkan dua buah gelang tangan indah berhias jarum akupunktur, yang jarumnya berdetak terus menerus. Sambil berkata si pelayan menunjuk kearah gelang yang berwarna keperak-perakan: „Citizen!“, dan pada yang warna keemas-emasan: „Rolex!“

Tanpa berkata apapun Kwe Ceng mengambil gelang tangan yang keemas-emasan dan melemparkan sepotong uang emas sebagai pembayarannya.

Sekeluarnya dari toko, ia dihampiri seorang opas pengawas jalanan yang hendak menilangnya, karena ia memarkirkan rajawalinya di sembarang tempat. Si Opas mengeluarkan surat tilang, sambil menulis surat tilang ia mengajukan pertanyaan: „Mister Condor, what is your citizendhip? („Tuan Rajawali, apa kewarganegaraanmu?“

Kwe Ceng, yang tidak mengerti bahasa setempat hanya sempat menangkap perkataan „citizen“, ia menggelengkan kepalanya keras-keras seraya berkata: „No Citizen, …Rolex, …Rolex! (Bukan Citizen, tapi Rolex!“

Kawatir gelang tangannya diminta oleh si Opas, Kwe Ceng langsung melompat ke atas punggung rajawali, yang terus membubung ke angkasa, menuju awan hitam kemerah-merahan, kembali ke masa lampau.

Namun apa daya, benteng Xiang Yang sudah dibobol musuh dan Oey Yong berserta putranya Kwe Bolu tergeletak pingsan di atas lantai. 

Karena duka yang tak tertahankan Kwe Ceng mengalunkan suitan keras, hingga langit bergetar. Lalu menyambar tubuh Oey Yong dan Kwe Bolu, melompat ke atas punggung rajawali, dan terbang melesat ke arah awan hitam kemerah-merahan, kembali ke pegunungan Alpen.  

Konon katanya di Alpen Kwe Ceng menjadi saudagar emas, hasil tambangan 7 kurcaci kawan2 barunya, Oey Yong membuka rumah makan dengan menu khusus „Ayam bakar Pengemis“ dan Kwe Bolu mengembangkan bisnis kue, hasil kreasinya sendiri.  ~ aldithe

Demikianlah bocoran dari WikiLeaks.

Sorry, ini sekedar Joke 

Diceritakan oleh aldithe

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s