Jatuhnya Benteng Xiangyang (The Fall of Xiangyang) – Jin Yong

Penulis: Ari Huniarto

Part I : The Fall of Xiangyang

Mysteri of Heaven Sword and Dragon Sabre
Did The Guo Family Become Extinct
The Decline of Gai Bang and Quan Zhen

Peristiwa ini adalah peristiwa paling tragis dalam semua scene di Jin Yong Universe, konon kabarnya saking tragisnya dan mengerikannya Jin Yong tidak tega untuk menggambarkan peristiwa ini, sebab karakter paling disayangnya harus meninggal.

Dua senjata mustika ini yang selama 100 tahun lamanya selalu diperebutkan oleh orang. Senjata yang telah memakan korban di Jiang Hu begitu banyak, bukan waktu yang singkat bukan ketika senjata ini beredar dan berpindah dari tangan ke tangan dari pesilat papan bawah hingga pesilat papan atas generasi ke generasi.

Yang kemudian semakin menjadi misteri pada edisi 3 edisi revisi final, ada apa saja didalam ilmu ini

Semuanya dikarenakan sebuah peristiwa yang sangat besar terjadi ditanah Zhongguan, sebuah peristiwa yang untuk menandakan Dinasti Song hilang untuk selama-lamanya, The Fall Of Xiang Yang.

Mari kita lihat kronologis peristiwa nya, saya gabungkan antara historical dan fictional :

1259 : Mongke Khan meninggal (dibunuh Yang Guo dan akhir ROCH.)

1260 : Pangeran Kublai diangkat menjadi Khan Mongolia yang baru menggantikan kakaknya, namun ia harus membereskan konflik internal di keluarga besar Khan Mongol karena perebutan kekuasaan. Sementara ini Xiangyang damai.

1267 : Kublai Khan kembali menyerang Xiangyang.

1273 : Benteng Xiangyang akhirnya jatuh. (Di sinilah Guo Jing, Huang Rong, dan Guo Polu gugur.)

Jadi, dari serangan kembali Mongol sampai akhirnya Xiangyang benar-benar jatuh memakan waktu kurang lebih 6 tahun.

Bila kita melihat data timeline ini, sungguh waktu yang sangat singkat sebetulnya, secara factual adalah 8 tahun menunggu.

Apakah mungkin kita bisa memprediksi 8 tahun lagi secara fix, Mongol akan menyerang Xiang Yang, tentunya hal itu konyol bukan?

Menurut saya Huang Rong sudah mulai memikirkan dan melakukan apa saja yang dapat di lakukan untuk bisa menyelamatkan semua pusaka dari apa yang mereka punya setelah Hua San Lun Jian yang ketiga kali.

Yuk mari kita mulai membedah lebih dalam lagi….

Saya sudah pernah berdiskusi sangat panjang dengan seorang teman hingga 2x diskusi dalam forum yang sama dan tetap menurut teman saya kita tidak menemukan kata sepakat, kemudian seorang teman lainnya kembali membuat artikel yang menarik yang masih berhubungan erat dengan diskusi panjang saya. Untuk itu saya tergugah untuk membuat artikel yang semoga ini bisa membantu mendapatkan sebuah kesimpulan.

Semuanya bermula dari sini….Sebuah rahasia panjang, rahasia yang sudah berumur 100 tahun lebih lamanya.

Sebuah percakapan rahasia Mijue Suthay dengan Zhou Zhi Ruo

Diambil dari HSDS edisi 3, edisi revisi final

Bab 38, halaman 333

Guru mendekatkan bibir ke telingaku, berbisik, “Kau adalah ketua generasi keempat aliran ini. Kuberitahukan rahasia besar aliran ini. Pendiri aliran kita adalah Pendekar Wanita Guo, putri dari Pendekar Besar Guo Jing. Dulu Pendekar Guo menggetarkan dunia, seumur hidupnya memiliki 2 ilmu hebat, yang satu adalah ilmu peran, yang kedua adalah ilmu silat.

Istir Pendekar Guo, yaitu Pendekar Wanita Huang Rong, cerdas. Dulu melihat kekuatan prajurit Yuan (Mongol), Ia tahu bahwa kota Xiang Yang tak bisa dipertahankan. Mereka suami istri bertekad mati untuk membela negara. Itu adalah kesetiaan.”

Tapi jika ilmu pendekar Guo lenyap selamanya, mana mungkin ia tak merasa sayang? Apalagi ia menduga meski untuk sesaat orang Mongol menduduki Tiongkok, akhirnya orang Han kita tak akan bersedia menjadi budak. Orang Tartar.

Kelak dalam peperangan berdarah di Dataran Tengah, ilmu perang dan ilmu silat ini ada kegunaanya. Karena itu, Pendekar Wanita Huang Rong menyuruh pandai besi yang ahli untuk melebur Pedang Besi Hitam milik Pendekar Rajawali Yang Guo yang ditinggalkan untuk pendiri perguruan kita, ditambah logam dari wilayah barat, menjadikannya Golok Naga.

Ia juga melebur dua senjata pusaka yang paling tajam, yaitu Pedang Pria Sejati milik Pendekar Yang dan Pedang Wanita Berbudi milik Nyonya Yang, Xiao Long Nu dan menjadikannya Pedang Langit.”

“Sebelum membuat golok dan pedang ini,” kata Guruku lagi “selama beberapa bulan Pendekar Guo dan istrinya berusaha keras menyalin ilmu perang dan ilmu silat. Ilmu perang itu dibuat berdasarkan Kitab Wumu.”

“Mengenai kitab ilmu silat. Yang terutama adalah kitab Sembilan Bulan, ditambah lagi ilmu silat ayah Pendekar Wanita Huang, si Sesat Timur Huang, juga ilmu silat guru Suami-Istri Pendekar Guo, yaitu si Pengemis Sembilan Jari.”

Kita STOP disini terlebih dahulu, mari kita bahas ya teman-teman. Ilmu silat dari guru Suami Istri Pendekar Guo yaitu Pengemis Sembilan Jari alias Hong Qi Gong detailnya bagaimana?

Guo Jing mempelajari ilmu Xiang Long Shi Ba Zhang [ Eighteens Dragon Subduing Palms ]

Huang Rong mempelajari ilmu :

· Da Gou Ba Fang [ Dog Beating Stick ]

· Xiao Yao Quan [Carefree Fist]

· ‚Rain of Petals‘

Disini sangat jelas sekali bahwa ilmu ini lah yang ditulis menjadi manual set oleh Guo Jing dan Huang Rong yang kemudian disimpan di gunung Pudu di timur Pulau Persik. (Jika ada ilmu lain silahkan ditambahkan)

Artinya bahwa 2 ilmu pusaka Gai Bang ditulis ulang dan kemudian menjadi manual set lalu disimpan di dalam gunung Pudu berbarengan dengan ilmu silat hebat lainnya seperti 9Yin [Jiu Yin Shen Gong].

Saya sangat heran sekali kepada teman-teman fans Jin Yong yang begitu ngotot mengatakan bahwa di edisi 3, edisi revisi final ini mengatakan bahwa Xiang Long Shi Ba Zhang [ Eighteens Dragon Subduing Palms ] Tidak dimasukkan oleh Guo Jing dan Huang Rong didalam tempat penyimpanan di gunung Pudu.

Saya juga heran kepada teman-teman yang mengatakan bahwa Da Gou Ba Fang [ Dog Beating Stick ]juga tidak mungkin di tulis ulang dan disimpan, sebab ilmu silat ini hanya diturunkan kepada ketua Gai Bang saja.

Didalam edisi 3, edisi revisi final ini memang Jin Yong menurut saya merubah struktur ceritanya dari yang terbuka menjadi tertutup, sebab di edisi sebelumnya memakai struktur terbuka. (Saya menyarankan untuk bertanya kepada ahlinya dalam hal ini Norman Tjio adalah pengarang novel Wuxia.)

Dimana Xiang Long Shi Ba Zhang [ Eighteens Dragon Subduing Palms ] sangat jelas sekali dikatakan dimasuk kan kedalam pusaka HSDS. Tetapi tidak untuk di edisi 3 ini, Jin Yong membuat struktur cerita menjadi tertutup, Jin Yong memberikan sebuah hint, dengan kalimat yang sebetulnya sudah amat jelas sekali dan tak terbantahkan lagi

“Mengenai kitab ilmu silat. Yang terutama adalah kitab Sembilan Bulan, ditambah lagi ilmu silat ayah Pendekar Wanita Huang, si Sesat Timur Huang, juga ilmu silat guru Suami-Istri Pendekar Guo, yaitu si Pengemis Sembilan Jari.”

Sekali lagi coba baca paragraph ketiga diatas, ini semua diperkuat oleh kalimat yang mengatakan bahwa Huang Rong tidak mau kehilangan semua pusaka yang mereka berdua miliki, semua set up ini adalah dari seorang yang di Jin Yong Universe adalah karakter tokoh yang paling pintar sepanjang masa.

Dari sini sangat terlihat jelas Huang Rong tidak mau berjudi dengan tidak memasukkan 2 ilmu pusaka ini ke dalam gunung Pudu. Dalam situasi yang genting.

Saya berkali-kali mengatakan bahwa setelah akhir ROCH situasi di Xiang Yang adalah genting, selalu genting dan setiap saat genting. Huang Rong dan Guo Jing tahu betul kondisi dari kota Xiang Yang, Kerajaan Song Selatan dan Mongol.

Mereka tahu Xiang Yang pasti jatuh sebab Mongol akan datang yang kedua kali nya dengan segala kekuatan penuhnya, sebab Xiang Yang adalah banteng pertahanan terakhir Kerajaan Song.

Pada saat itu tidak ada jaminan bahwa Mongol akan datang menyerang Xiang Yang 8 tahun lagi, bisa saja 6 bulan lagi, tahun depan, 2 tahun lagi, sungguh mengkhawatirkan, bukan ?

Dan akhirnya secara factual historical Xiang Yang terjatuh 8 tahun kemudian, dan mereka bertahan mempertahankan Xiang Yang selama 6 tahun. Perang selama 6 tahun ini lah yang tentunya menghabiskan begitu banyak resources.

Teman-teman, pastinya anda semua selalu bertanya-tanya bahwa kenapa Gai Bang dan Quan Zhen mengalami kemunduran yang amat sangat, bahkan Quanzhen seakan-akan hilang di peta Jiang Hu selama HSDS berlangsung.

Kita tahu selama cerita di LOCH dan ROCH, bahwa Gai Bang dan Quanzhen selalu menjadi garda terdepan dalam menghadapi para aggressor tanah Zhongguan. Tentunya peperangan mempertahankan Xiang Yang selama 6 tahun menghabiskan semua resources daripada Gai Bang dan Quanzhen. Bahkan Gai Bang sudah terkenal patriotismenya dari era DGSD.

Selama 8 tahun persiapan dan 6 tahun peperangan mempertahankan Xiang Yang, mereka kemungkinan besar tidak memikirkan kembali pertumbuhan dan perkembangan ilmu silat mereka, semua orang kunci dan para top level mereka pastinya selalu berfokus hanya kepada Xiang Yang, tentunya masalah regenerasi mereka akan sangat mengkhawatirkan. Bahkan bisa saja begitu banyak top level mereka tewas dalam 6 tahun pertempuran ini.

Dari sekian banyak evidence mengenai pengajaran 2 ilmu pusaka Gai Bang ini dari era DGSD hingga ke ROCH semuanya adalah butuh guru pengajar. Tanpa guru maka tidak ada Xiao Feng, Hong Qi Gong, Guo Jing dan Yelu Qi, termasuk Yang Guo. Dari sinilah analisa saya dimulai. Belum ada evidence yang memberikan bukti konkrit maupun implisit bahwa 2 ilmu pusaka ini dapat dipelajari secara otodidak.

Dan terbukti setelah Yelu Qi, menantu dari Guo Jing, ketua Gai Bang terakhir di akhir ROCH dan tidak ada satupun yang dapat menguasai Xiang Long Shi Ba Zhang [ Eighteens Dragon Subduing Palms ], secara fakta di Novel hanya maksimal di 14 Tapak saja dari 18 Tapak dan kemungkinan juga Da Gou Ba Fang [ Dog Beating Stick ] yang sebetul nya ilmu ini jauh lebih rumit dari 18 Tapak Penakluk Naga.

Saya berkesimpulan bahwa begitu banyak top level martial arts dari Gai Bang yang tewas dalam 6 tahun pertempuran mempertahankan Xiang Yang, sehingga hal ini lah yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan Gai Bang sehingga terjadi penurunan yang sangat massive dari segala sisi.

Ada hint kecil yang diberikan Jin Yong kepada kita, “melebur Pedang Besi Hitam milik Pendekar Rajawali Yang Guo yang ditinggalkan untuk pendiri perguruan kita, ditambah logam dari wilayah barat, menjadikannya Golok Naga.”

Bahwa ternyata Yang Guo memberikan Pedang Besi Hitam nya kepada Guo Xiang, yang kemudian akhirnya dilebur menjadi golok Naga.

Kembali sebuah fakta baru muncul, sungguh impressive.

Prolog yang ada di HSDS dikatakan bahwa peristiwa pertempuran 3 Saint Kun Lun dengan Shaolin dan pengajaran 9Yang [Jiu Yang Shen Gong] oleh Jue Yuan adalah 3 tahun setelah peristiwa Hua San Lun Jian diakhir ROCH.

1259 : Akhir ROCH, Hua San Lun Jian

1262 : Peristiwa 3 Saint Kun Lun vs Shaolin

1267 : Kublai Khan kembali menyerang Xiangyang.

Dari sini terlihat bahwa ada waktu sekitar 4 tahun sebelum Xiang Yang diserang kembali. Fakta tersebut memberikan gambaran sebuah kejadian yang sangat kuat,

Setelah peristiwa di Shaolin, bertemu dengan Zhang Jun Bao, Wu Se, Jue Yuan dan He Zu Dao kemudian akhirnya Guo Xiang dalam pengembaraannya bertemu kembali dengan Yang Guo.

Jika tidak bertemu dengan Yang Guo bagaimana bisa ada statement yang mengatakan “Pedang Besi Hitam milik Pendekar Rajawali Yang Guo yang ditinggalkan untuk pendiri perguruan kita”

Pedang Besi Hitam ditinggalkan untuk pendiri kita ini sudah sangat tegas memberikan statement, bahwa kita tahu Pedang Besi Hitam ini dilebur nantinya menjadi Golok Naga, sedangkan pusaka yang diwariskan ke Guo Xiang adalah Pedang Langit.

Setelah pertemuannya dengan Yang Guo, maka Guo Xiang bergegas untuk menyerahkan Pedang Besi Hitam tersebut kepada kedua orang tuanya, kemudian stay di Xiang Yang hingga pembuatan Pedang langit dan Golok Naga selesai.

Guo Xiang mendapat warisan Pedang Langit dan Guo Polu mendapat warisan Golok Naga., Lalu Guo Xiang kembali mengembara dengan membawa pedang langit mengarungi Jiang Hu hingga kemudian mendirikan Emei di usia 40 tahun.

Diambil dari HSDS edisi 3, edisi revisi final

Bab 38, halaman 334

Guru berkata lagi, “Sesudah membuat golok dan pedang, Suami-Istri Pendekar Guo menyerahkan golok pusaka kepada putra mereka Guo Polu, dan memberikan pedang pusaka kepada pendiri perguruan kita, Guo Xiang.”

Guru berhenti sejenak, lalu melanjutkan, “Pada hari kota Xiang Yang jatuh, Pendekar Guo, istrinya, dan putra mereka, Guo Polu, bersamaan gugur. Maka Golok Naga tidak diketahui kemana rimbanya. Saat itu Nenek Pendahulu sedang berada di Sichuan. Saat ingin menolong ayah, ibu dan adiknya, ia sudah terlambat.”

“Setelah kau mengambil kitab perang, pilihlah seorang laki-laki yang tulus kepada negara, serahkan kitab itu kepadanya, minta orang itu bersumpah mengusir orang barbar. Mengenai kitab silat, kau dapat berlatih sesukanya. Kau tak cocok berlatih ilmu keras didalamnya, hanya dapat berlatih Kungfu Kitab 9 Bulan. Selesai menyelesaikan urusan besar ini, kau harus mengikuti aturan yang sebenarnya dan mempelajari dasarnya. Kungfu yang cepat berhasil ini bukan ilmu silat sesungguhnya yang tanpa lawan didunia. Ingatlah baik-baik .”

Ada hal yang sangat menarik disini, kembali Jin Yong memberikan hint yang samar tetapi begitu menarik, dimana dikatakan yang meninggal dalam pertempuran itu adalah Guo Jing, Huang Rong dan Guo Polu. Sebuah fakta yang diketemukan tidak dijelaskan bahwa Yelu Qi dan Guo Fu meninggal dalam tragedy Fall of Xiang Yang.

Selama ini kita memahami bahwa semua keluarga Guo meninggal, tetapi ternyata fakta ini cukup mengagetkan saya. Bahwa keturunan KELUARGA GUO MASIH ADA.

Kita kembali lagi dengan Misteri Besar Heaven Sword dan Dragon Sabre,

Sebuah kalimat dari Mijue Suthay kepada Zhou Zhi Ruo yang mengatakan bahwa”Kau tak cocok berlatih ilmu keras didalamnya, hanya dapat berlatih Kungfu Kitab 9 Bulan” seakan memberikan sebuah pesan implisit bahwa ada terdapat ilmu keras yang amat kuat, dan apabila kita perhatikan seksama hal ini seperti kembali menjadi sebuah penegasan di awal, bahwa memang ilmu ini ditulis manual dan disimpan di gunung Pudu.

Yaitu Xiang Long Shi Ba Zhang [ Eighteens Dragon Subduing Palms ]. Dimana tentunya semua orang di Jiang hu mengetahui bahwa ilmu ini sangat kuat, ilmu keras dan masih eksis di era HSDS, tentunya Zhou Zhi Ruo akan dapat tergoda untuk mempelajari ilmu ini jika sang guru tidak memberikan guidance.

Bahkan menyuruh untuk memilih ilmu 9Bulandan mengambil ilmu yang paling mudah dipelajari dengan cepat, tetapi sambil mengingatkan bahwa harus tetap mempelajari semua dari dasar bila urusan cari nama sudah diselesaikan.

Jadi teman, evidence semua sudah jelas dan tak perlu lagi kita harus berpolemik dengan apakah 18 Tapak Penakluk Naga masuk didalam manual yang tersimpan di gunung Pudu atau tidak.

Hal yang sama juga terjadi untuk ilmu silat dari Huang Yao Shi semua nya disimpan di gunung Pudu sebab sudah ditulis ulang oleh Guo Jing dan Huang Rong.

Secara teorikal, saya meyakini bahwa ilmu silat dari Quan Zhen dan Zhou Bou Tong juga termasuk 7 Freaks from Jiangnan juga ditulis ulang oleh pasangan pendekar Guo dan kemudian disimpan di gunung Pudu.

Hingga akhirnya semua kitab ilmu silat ini semua jatuh ketangan Zhang Wu Ji.

Jelas sudah dikatakan fakta yang tertulis di novel di edisi 3, edisi revisi final. Bagaimana pun juga kita semua harus mengacu kepada edisi revisi final ini, mau tidak mau suka tidak suka, sebab detail fakta nya yang final ada disini.

Bila kita masih tidak mau mengakui nya dan masih mengatakan suka dengan edisi sebelumnya tentunya itu adalah hak dari Anda sekalian, tetapi jangan pernah mengajak debat dan diskusi kepada siapapun sebab data yang Anda bawa sudah expired.

Kawan tentunya kalian semua pernah dengar teori Heliosentris dari Galileo Galilie bahwa teori yang mengatakan bahwa bumi berputar mengeliling matahari, sebuah teori baru yang menggantikan teori lama yaitu Geosentris, teori yang sudah bertahan lebih dari 2000 tahun lamanya.

Ketika semua sudah mengacu kepada Heliosentris apakah Anda masih mengacu kembali lagi dengan teori Geosentris dengan segala argument akrobatik mu ? Lalu buat apa ?

Kembalilah pada khittah nya, edisi 3 edisi revisi final, this is the final cannon of Jin Yong.

Part II : After Xiang Yang Fell

Huang Rong with 4 Evacuation Plans
The Biggest Gambling in Jin Yong Universe
The Jin Yong Most Deception Plot
Did the Guos had any surviving descendants?

Kita tahu bahwa tragedy terbesar dalam Jin Yong universe adalah Xiang Yang terjatuh ketangan Mongol dan keluarga pendekar kebanggaan Jin Yong mati disana, Jiang Hu menangis seketika, saat the most prominent Grand Master of Martial Arts tutup usia dalam mempertahankan Xiang Yang, dan saat itu juga Dinasti Song Selatan hancur dan lenyap.

Tetapi Jin Yong mencatat bahwa Guo Fu tidak turut serta meninggal dalam peristiwa tersebut.

Didalam HSDS tercatat saat Mijue Suthay memberikan informasi kepada Zhou Zhi Ruo, posisi Guo Xiang pada saat itu sedang berada di Si Chuan dan dia terlambat datang sehingga menemukan ayah, ibu dan adiknya meninggal.

Dan kita tahu bahwa kejadian didalam prolog HSDS adalah 3 tahun dari pertempuran besar Xiang Yang dimana telah menewaskan Monge Khan oleh serangan Yang Guo.

Sebuah peristiwa pertemuan He Zu Dao sang 3 Saints Kun Lun dengan Guo Xiang. Pertempuran He Zu Dao dengan 3 orang petinggi Shaolin Barat. Pertemuan Wu Se dengan Guo Xiang. Dan peristiwa hebat terjadi dimana Zhang Jun Bao yang nantinya bernama Zhang San Feng menyelamatkan muka Shaolin.

Guo Xiang hanya membawa sebilah pedang yang tidak berkategori mustika.

Huang Rong adalah karakter yang diciptakan oleh Jin Yong dengan deskripsi sangat pintar, cerdik dan penuh siasat. Saya tidak pernah melihat didalam Jin Yong Universe ada tokoh karakter yang mempunyai kehebatan dalam berpikir sehebat Huang Rong.

Yang Guo pintar, Huang Yao Shi jenius, Wang Jong Yang brilliant, Murong Bo brilliant, Yue Bu Qun brilliant, tetapi Huang Rong 1 atau 2 level diatas mereka semua dalam strategic thinking.

Kehebatan dalam strategic thinking dia betul-betul kuasai dengan teramat baik, kemampuan dalam melakukan formulasi, sangat menandakan bahwa Huang Rong adalah seorang Deep Thinker yang begitu hebat dan brilliant.

Saya sendiri mencoba membandingkan Huang Rong dengan Zhuge Liang dan Sima Yi didalam Romance of Three Kingdoms, mereka berdua betul-betul sangat hebat, outstanding. Tetapi untuk melakukan apa yang dilakukan oleh seorang Huang Rong hingga lebih dari 100 tahun, mereka berdua tidak dapat melakukannya.

Karya terbesar dari seorang Huang Rong adalah bagaimana dia melakukan evacuation plan untuk semua pusaka yang mereka berdua punya, inilah perjudian Huang Rong yang paling besar.

Buat saya ketika saya melihat semua benang merah ini dan kemudian saya berpikir dan menyimpulkannya, she is totally incredible smart !!!

Huang Rong mampu membuat sebuah deception plot yang begitu indahnya. Menciptakan sebuah filler arc yang sangat hebatnya, tetapi amat sangat beresiko.

Yuk kita lihat kronologi kejadian After Xiang Yang fell

Kita tahu bahwa pada saat akhir ROCH Guo Jing dan Huang Rong sudah berumur sekitar 55-56 th. Dan ketika Xiang Yang terjatuh mereka berusia sekitar 70 tahun, tetapi tidak mention sama sekali bahwa mereka berdua mempunyai cucu.

Guo Fu dan Yelu Qi di akhir ROCH juga tidak mempunyai keturunan, dan setelah itu tidak ada mention sama sekali. Hanya yang dipastikan adalah Guo Fu tidak ikut tewas dalam peristiwa Xiang Yang terjatuh. Apakah Yelu Qi ikut tewas, saya berpikir juga tidak diawal.

Sepertinya Guo Jing dan Huang Rong sudah mempersiapkan rute pelarian terlebih dahulu untuk kedua pasangan ini.

Hanya saja kita tahu bahwa Gai Bang dan Quan Zhen akan selalu support Xiang Yang dalam hal ini pasangan Guo Jing dan Huang Rong, yang kita tahu mereka mempunyai hubungan sangat dekat dengan kedua partai besar ini.

Hanya saja apakah Yelu Qi sebagai ketua Gai Bang pada saat itu masih mempunyai muka untuk bertemu dunia persilatan apabila meninggalkan Xiang Yang. Sedangkan Guo Polu sang pendekar muda putra dari Guo Jing yang pada saat itu masih berumur sekitar hampir 30 tahun ikut mempertahankan Xiang Yang.

Menurut hemat saya, secara nalar apabila kita melihat bagaimana mentalitas seorang pendekar yang hebat. Yelu Qi akan bersama-sama dengan semua orang terbaik Gai Bang berada di Xiang Yang hingga titik darah penghabisan.

Dan apabila hal itu terjadi, maka dipastikan Yelu Qi juga akan ikut tewas dalam pertempuran terakhir Xiang Yang.

Artinya hanya Guo Fu yang sudah di siapkan untuk keluar dari Xiang Yang.

Mari kita lihat tokoh di ROCH yang masih sekirannya bertahan didalam masa pertempuran akhir Xiang Yang.

Seperti yang sudah saya tulis di artikel sebelumnya The Fall of Xiang Yang, bahwa ada masa sekitar 8 tahun menunggu pasukan Mongol masuk menyerang Xiang Yang dan masa peperangan selama 6 tahun, yang artinya ada selisih waktu sekitar 14 tahun dari semua tokoh di akhir ROCH.

Zhou Bou Tong, Huang Yao Shi dan Ke Zhen ‘E semua dapat dipastikan asumsi meninggal karena faktor usia.

Bhiksu Yideng dan muridnya dipastikan meninggal saat Mongol menyerbu Dali dan mereka berusaha mempertahankan Dali. Dan sepertinya Wu bersaudara akan ikut ayah nya Wu San Tong pergi menuju Dali.

Berdasarkan sejarah factual yang ada, Mongol melakukan gerakan memutar dalam menyerang, mereka menyerang Dali terlebih dahulu sebelum masuk ke Xiang Yang.

Cheng Ying dan Lu Wushuang masih ada, keturunan Wu bersaudara masih ada di HSDS maka dapat dikatakan keturunan dari Wu selamat. Mengingat dalam posisi ini yang paling senior adalah Cheng Ying dia sendiri pun adalah pewaris terakhir pulau persik, selain Guo Fu tentunya.

Begitu juga Cheng Yao Jia masih ada, dia adalah cucu murid Huang Yao Shi dan murid dari Sun Bu Er, yang terakhir dari 7 Master Quan Zhen dan istri dari Lu Guan Ying.

Saya menduga Guo Fu akan dibawa oleh Cheng Ying dan Lu Wushuang untuk lari dari Xiang Yang dan hidup dalam sebuah pengasingan. Kemungkinan akan pergi ke Jiaxing, tempat dimana Cheng Ying, Lu Wu Shuang dan Shagu tinggal.

Yang Guo dan Xiao Long Nu hilang dari peredaran Jiang Hu sedangkan Guo Xiang berada di Sechuan dan terlambat datang pada saat itu.

Menunggu serangan Mongol selama 8 tahun di Xiang Yang bukan berarti kondisi Xiang Yang dan sekitar ada dalam sebuah kondisi tenang dan damai. Jika ada pemikiran ini maka jelas ini adalah pemikiran yang naif.

Berdasarkan fakta historical yang ada bahwa Mongol melakukan invasi ke Song melalui perbatasan barat, dari daerah yang dahulu menjadi wilayag Hsi Hsia dan Tubo Kingdoms hingga akhirnya masuk ke Dali. (Dali fell just before Xiang Yang)

Setelah Dali ditaklukan oleh Mongol maka mereka masuk menyerang kota Fancheng hingga kota tersebut takluk, dimana Fancheng dan Xiangyang hanya berjarak sekitar sehari perjalanan saja.

Semuanya dilakukan dalam waktu 8 tahun, menaklukan daerah perbatasan barat, Dali dan Fancheng. Menurut kalian semua apakah Huang Rong dan Guo Jing ada dalam masa tenang ? apakah mereka merasa baik-baik saja ? Apakah mereka bisa bersantai ?

CRYSTAL CLEAR ya…Guo Jing dan Huang Rong tentu sudah panik, sebab intelligent selalu siap sedia memberikan kabar dari setiap pergerakan dari Mongol.

Menurut kawan semua, apakah situasi Xiang Yang selama 8 tahun menunggu Mongol menyerang ada dalam sebuah situasi yang sering disebut masa tenang ? Dengan data historical yang ada.

Menurut saya jelas ini adalah masa dimana sebuah situasi yang sangat panik, sebuah situasi yang sangat genting, selalu terjadi selama 8 tahun tersebut.

Lalu kenapa Guo Jing dan keluarga nya tidak mau keluar dari Xiang Yang ?

Saya menemukan sebuah percakapan di LOCH saat Guo Jing dan Genghis Khan bercakap-cakap diatas puncak bukit.

Saat pasukan Temujin terkepung oleh pasukan Wanghan dan Wayang Hongli, Guo Jing berkata bahwa dia (Temujin) bisa saja pergi melarikan diri dengan kuda keringat darah, tetapi dia tidak melakukannya, Temujin berkata kepada Guo Jing, bila dia melakukan hal seperti itu, lari dari pasukannya maka dia tidak akan pernah menjadi Khan Mongolia.

Sangat jelas sekali ya kenapa Guo Jing jelas tidak akan meninggalkan Xiang Yang. Bayangkan lebih dari separuh hidupnya ada di banteng itu, Xiang Yang. Start dari umur sekitar 35 tahun hingga 70 tahun, hampir 40 tahun.

Fakta inilah yang kemudian membuat saya berpikir juga akan sangat mempengaruhi Yelu Qi untuk tetap bertahan di Xiang Yang daripada menemani Guo Fu melarikan diri.

Huang Rong with 4 Evacuation Plans

Selama 8 tahun situasi tak menentu tentunya Huang Rong berusaha mencari dan membuat strategi terbaik dalam situasi terburuk.

Saya mencoba melakukan simulasi yang akan terjadi dan didalam benak Huang Rong bila Xiang Yang runtuh :

1. Mereka berdua akan mati

2. Mereka berdua ingin menyelamatkan keluarga mereka

3. Mereka ingin menyelamatkan pusaka keluarga mereka

4. Mereka ingin menyelamatkan Gai Bang dan Quan Zhen

Fakta yang terjadi adalah setelah Xiang Yang runtuh, 6 tahun berperang :

1. Mereka berdua meninggal

2. Dua anak selamat, Guo Xiang dan Guo Fu. 1 anak tidak Guo Polu

3. Yelu Qi sang menantu tidak jelas rimbanya, kemungkinan besar meninggal.

4. Pedang Langit ditangan Guo Xiang, Golok Naga menghilang

5. Gaibang dan Quanzhen survive, Gaibang mengalami penurunan massive, Quanzhen menjadi tertutup.

Are we clear now dengan situasi pada saat itu ?

Dan inilah strategi rencana evakuasi yang dilakukan oleh Huang Rong.

1. Membuat Heaven Sword dan Dragon Sabre, menulis ulang semua ilmu silat dan ilmu perang yang mereka berdua miliki dan kemudian disimpan disuatu tempat, dimana petunjuk nya ada di kedua pusaka ini.

Dalam situasi ini mereka tidak akan memilih ilmu, tetapi mereka langsung memasukkan semua ilmu yang mereka punyai, baik ilmu pusaka maupun ilmu medioker.

Hal yang masuk akal dan normal apabila dalam situasi yang sangat genting apakah Anda mengambil harta Anda yang biasa atau harta yang paling mahal dari Anda untuk diselamatkan terlebih dahulu ?

2. Menyelamatkan Yelu Qi dan Guo Fu. Sebab Yelu Qi adalah orang terakhir di Quan Zhen dan Gai Bang yang mengetahui semua ilmu silat kedua partai ini.

3. Cheng Ying yang akan menjadi sekoci penyelamat dan menjaga rahasia ini semua.

4. Dan bagaimana membuat Jaring Pengaman untuk ketiga opsi diatas.

Saya sangat memahami bahwa 4 rencana evakuasi dari Huang Rong ini tentunya sangat penuh asumsi pribadi, tetapi dengan bermunculan begitu banyak hint yang disebar oleh Jin Yong di HSDS maka saya pun sangat curious hingga melakukan begitu liar asumsi ekstrapolasi, sehingga memunculkan 4 point rencana evakuasi dari Huang Rong.

Tetapi disinilah indah dan hebatnya Jin Yong, kita diberikan kebebasan penuh untuk menafsirkan semua kejadian yang terjadi dan menarik benang merah sendiri sesuai kualitas pemahaman dan tafsir baca masing-masing.

Yuk kita lihat penjelasan 4 opsi yang akan dilakukan oleh Huang Rong, here we go…

Pada point opsi pertama Heaven Sword and Dragon Sabre

Tentu semuanya sudah pada paham, apa yang terjadi secara garis besar di cerita HSDS 120-130 tahun berikutnya setelah Xiang Yang terjatuh.

Hanya saja yang akan menjadi pemikiran Huang Rong adalah, seandainya pusaka HSDS dan rahasia ini terjatuh di tangan orang yang salah ?

Sebetulnya ini adalah sebuah pertanyaan yang sangat alamiah, apabila dihadapkan dalam sebuah situasi yang sama seperti Huang Rong, saya yakin seyakinnya Anda semua akan berpikir hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Huang Rong.

Opsi ini mempunyai kans 50-50. Tidak ada yang tahu akan terjadi seperti apa nanti kedepannya, Rahasia didalam HSDS mungkin tidak terbongkar, tetapi 2 pusaka ini bisa saja hilang tidak ada jejak, dikarenakan terjadi sebuah perebutan.

Lebih celaka lagi apabila rahasia didalam HSDS terbongkar maka akan lebih gila lagi chaos yang terjadi dan peluang untuk berada ditangan orang yang benar semakin menipis.

Situasi buruk tersebut langsung terjadi di hari ketika Guo Polu tewas di Xiang Yang, golok Naga langsung menghilang tak berbekas. Berpuluh tahun berselang, Pedang Langitpun pernah terjatuh ketangan Mongol sekian lamanya.

Jelas untuk opsi ini Huang Rong sangat paham akan situasi ini, dan sangat mengetahui resiko terhadap opsi ini apabila akan dilakukan. Ini opsi sebetulnya bukanlah opsi terbaik.

Untuk orang sekelas Huang Rong yang telah dinobatkan oleh kita semua bahwa dia adalah karakter tokoh paling pintar di seluruh Jin Yong Universe, tentunya tidak akan dapat melewatkan resiko opsi ini. Terlalu riskan.

Pada point opsi kedua beban ada di pundak Yelu Qi.

Jika melihat dari asumsi jiwa kependekaran dan patriotisme dari seorang ketua sekte yang sangat patriotis sekali disepanjang sejarah sekte tersebut, maka Yelu Qi pun akan ikut tewas.

Huang Rong berharap Yelu Qi akan menjaga itu semua, seperti yang dilakukan oleh Zhang San Feng ketika dengan cepat dia mengajarkan Taiji kepada Yu Dai Yan, padahal dalam posisi cacat permanent, tetapi Zhang San Feng tidak ingin Wudang runtuh. Setidaknya teori ilmu silat nya akan tetap terjaga hingga kemudian ada seorang bertalenta yang mampu menguasainya dan kemudian membuat Wudang kembali berjaya.

Yu Dai Yan adalah harapan terakhir Zhang San Feng dalam situasi terburuk yang bahkan Zhang San Feng tidak pernah berpikir,bila Wudang yang didirikannya malah hancur juga ditangannya.

Menurut saya ini adalah sesuatu yang alamiah untuk dilakukan kepada setiap orang. Dan hal inilah yang akan dilakukan oleh semua orang untuk pertama kalinya, menunjuk ahli waris. Yelu Qi ada dalam posisi ini.

Dia adalah ketua Gai Bang menguasai 2 ilmu pusaka Gai Bang, dia adalah murid dari Zhou Bou Tong, menguasai ilmu pusaka Quan Zhen, dia adalah cucu menantu dari Pulau Persik, menguasai ilmu pulau persik pula. Credential apa lagi yang dibutuhkan oleh Yelu Qi untuk dia tidak ditunjuk sebagai ahli waris dari Guo Jing dan Huang Rong.

Tetapi apakah seorang Yelu Qi akan keluar gelanggang, lari dari patriotisme ? Dalam situasi ini dengan segala macam atribut kelas atas yang disandang oleh Yelu Qi, saya berpikir dia tidak akan mau menanggung malu didalam dunia persilatan bila dia keluar dari gelanggang. Dia akan tetapstay di Xiang Yang bersama kedua mertuanya dan adik iparnya.

Dalam hemat saya, inilah situasi yang paling alamiah yang akan dilakukan oleh seorang pendekar besar dan pemimpin besar.

Bagaimana dengan Gai Bang dan Quan Zhen ?

Jelas Gai Bang mengalami kemunduran yang teramat, mungkin inilah titik nadir dari partai Gai Bang, selama 120-130 tahun begitu menderita partai ini dari partai kelas elite bersanding dengan Shaolin dan Kun Lun hingga masuk kedalam kategori partai gurem bersanding dengan pasir besi.

Saya berpikir tentunya ilmu pusaka Gai Bang akan di turunkan oleh Yelu Qi kepada ketua Gai Bang penerusnya. Tetapi satu pertanyaan mendasar adakah jaminan bahwa Gai Bang tidak punah ?

Sebab sangat jelas yang dilakukan Gai Bang melawan Mongol, dan Huang Rong mengetahui betul apabila Xiang Yang runtuh maka Song pun ikut runtuh. Dan jika Mongol berkuasa, lalu nasib Gai Bang kemungkinan akan menjadi partai terlarang.

Bila diberangus oleh kerajaan yang sedang berkuasa maka tentunya partai tersebut akan punah, setidaknya akan sangat sulit untuk berkembang. Entah ini terjadi atau tidak prediksi Huang Rong, setidaknya dugaan ini diperkuat dengan kondisi Gai Bang pada HSDS, terpuruk sangat.

Bagaimana dengan ilmu silat, apakah Yelu Qi sempat menurunkan ilmu silatnya ?

Dalam situasi chaos seperti ini saya sangat pesimis bahwa Yelu Qi mampu menurunkan dengan sempurna ilmu silat nya.

Kita tahu bahwa di akhir ROCH Guo Jing sendiri dalam posisi golden age nya saja tidak mengalami peningkatan yang signifikan dalam ilmu silat, terlihat stagnasi. Dikarenakan selama 16 tahun di ROCH dia sangat sibuk dengan urusan Xiang Yang.

Diakhir ROCH bahkan Yelu Qi belum juga mendapatkan pengajaran 2 ilmu pusaka Gai Bang. Saya sendiri meyakini bahwa dengan segala macam bakat dan talenta dari Yelu Qi, setidaknya butuh waktu tercepat adalah 5 tahun untuk bisa master paripurna dalam Xiang Long She Ba Zhang dan Da Gou Ba Fang.

Apabila jarak waktu dari Mongke Khan terbunuh oleh Yang Guo dan kemudian Kubilai Khan menyerang Xiang Yang adalah 8 tahun, maka selisih waktu yang tersisa hanyalah 3 tahun saja sebelum perang berkecamuk di Xiang Yang.

Apabila perang sudah berkecamuk dan faktanya terjadi 6 tahun mempertahankan Xiang Yang, apakah Yelu Qi mempunyai waktu untuk menurunkan ilmu kepada calon pengganti ketua Gai Bang. Dan menurut tradisi Gai Bang pemilihan ketua akan selalu diadakan pibu.

Jangankan dapat menurunkan ilmunya, peluang untuk mempertahankan nyawa saja sudah sulit, mengingat segala macam harga diri dari seorang pendekar dan ketua besar.

Tentunya semua top level Gai Bang akan ikut serta berada di Xiang Yang, dari sini kita bisa tahu kadar kualitas ketua Gai Bang selepas Yelu Qi ini, drop banget bagai bumi dan langit.

Diperkuat sebuah fakta dikatakan di HSDS revisi 3 final bahwa setelah Yelu Qi sebagai ketua terakhir yang menguasai Xiang Long She Ba Zhang, setelah itu tidak ada satupun ketua Gai Bang yang dapat menguasai 18 Tapak Penakluk Naga secara penuh, maksimal hanyalah 15 jurus Tapak saja, sedangkan ketua terakhir di masa Zhang Wu Ji yaitu Shi Huo Long hanya mampu menguasai ilmu ini di 14 jurus Tapak saja.

Maksimal yang dilakukan Yelu Qi adalah seperti yang dilakukan Zhang San Feng kepada Yu Dai Yan, ketika Wudang diambang kehancuran.

Dari sini Huang Rong sudah melihat bahwa peluang untuk opsi ini tidaklah aman, sangat beresiko jika hanya mengandalkan opsi Yelu Qi ini. Tidak ada guarantee hasil yang sangat baik bahwa opsi ini akan berjalan dengan lancar.

Xiao Feng di era DGSD pernah melakukan hal yang agak mirip, hanya yang membedakan adalah situasi tidak segenting situasi di Xiang Yang. Xiao Feng menitipkan 2 ilmu pusaka kepada Xu Zhu karena dia bukan orang Han tetapi Liao, dan Xiao Feng berniat untuk bunuh diri. Hanya saja uniknya dia kenapa tidak percaya kepada elders Gai Bang yang menjadi wakil dari Xiao Feng, padahal posisi elders adalah posisi dengan kemampuan Kungfu yang tinggi, secara jumlah elders masih lengkap, ada 4.

Yelu Qi sendiri diakhir ROCH, elders hanya tinggal 1 orang saja, dan lucu juga aneh Yelu Qi sendiri adalah bukan orang Han.

Inilah yang juga menjadi pertimbangan keras Huang Rong, bahwa dia harus punya back up plan.

Bagaimana dengan Anda, kawanku ?

Apakah setuju dengan opsi kedua dari Huang Rong ?

Mari kita lihat opsi ketiga yaitu Cheng Ying si sekoci penyelamat.

Dengan urutan sebagai murid terakhir dari Pulau Persik, Cheng Ying punya potensi untuk membantu Huang Rong melakukan hal yang begitu penting. Preserve !

Tetapi hal yang sangat diragukan oleh Huang Rong adalah seberapa mampu seorang Cheng Ying melakukan ini semua ?

Dia bukan orang Gai Bang, bukanpula orang Quan Zhen, dia hanyalah penjaga akhir pulau Persik. Apakah dia dapat membantu Gai Bang dan Quan Zhen.

Huang Rong meragukan opsi ini,sangat meragukan bahkan.

Tetapi untuk sekedar membantu Guo Fu keluar dari Xiang Yang dan melakukan pengasingan diri, tentunya adalah opsi terbaik ada di Cheng Ying yang tentunya dibantu oleh Lu Wushuang.

Apakah kemudian mereka bertemu dengan Guo Xiang, besar kemungkinan dapat bertemu. Bila Guo Xiang mencari mereka di Jiaxing. Artinya potensi untuk bertemunya Guo Xiang dengan Guo Fu, sangat besar. Dan juga kemungkinan besar Guo Fu mempunyai keturunan.

Lalu dengan 3 opsi ini yang akan dilakukan oleh Huang Rong, tentunya Huang Rong membutuhkan sebuah jaring pengaman untuk melakukan back up kepada semua opsi ini dan memastikan semua opsi ini berjalan dengan baik.

Opsi keempat Jaring Pengaman

Jaring pengaman yang akan memastikan bahwa setiap opsi yang akan dijalankan oleh Huang Rong ini akan berjalan dengan baik dan aman.

Menurut teman-teman siapa orang yang pantas menjaga ke 3 opsi ini berjalan dengan baik dan tetap berada dalam bayangan?

Orang yang pantas menjaga Kungfu Gai Bang, dia adalah murid langsung dari 2 ketua Gai Bang, Hong Qi Gong dan Huang Rong. Hanya dia yang mampu menguasai Da Gao Ba Fang secara sempurna selain Huang Rong dan Yelu Qi.

Dan perlu diingat saat pibu di Gai Bang di akhir ROCH, dia sudah diminta untuk menjadi ketua Gai Bang, dan dia menolaknya.

Orang yang pantas menjaga Kungfu Quan Zhen, saat dia menikah dengan Xiao Long Nu, dia menikah didepan lukisan foto Wang Jong Yang di kuil Chong Yang dan menganggap bahwa Wang Jong Yang adalah guru nya. 5 Orang Suci Quan Zhen pun di akhir ROCH menaruh hormat begitu tinggi kepada pendekar ini. Dan dia menguasai ilmu silat Quan Zhen dengan amat sangat baik. Zhou Bou Tong menjadi murid sekaligus guru dari Xiao Long Nu.

Orang yang pantas menjaga Kungfu Pulau Persik, dia adalah murid tidak langsung dari Huang Yao Shi, 2 ilmu pusaka Pulau Persik diajarkan kepada pendekar ini, padahal kita tahu TIDAK PERNAH TERJADI bahwa ilmu pulau persik diajarkan kepada orang luar.

Lu Cheng Feng pun tidak berani mengajarkan ilmu pulau persik kepada anaknya sebelum Huang Yao Shi mengijinkan. Tetapi dia sebagai orang luar dapat mendapatkan kepercayaan dari Huang Yao Shi, yang membuat Huang Rong begitu kaget akan keputusan ayahnya seakan tak percaya.

Dahulu Gai Bang pernah melakukan 2x mengajarkan kepada orang luar Xiang Long She Ba Zhang kepada Xu Zhu dan Guo Jing (akhirnya diakui menjadi murid Hong Qi Gong) kemudian Gai Bang juga melakukan 2x mengajarkan kepada orang luar Da Gou Ba Fang kepada Xu Zhu dan Pendekar ini ( Keponakan angkat dari Huang Rong).

Tetapi pulau Persik TIDAK PERNAH ada fakta evidence seperti Gai Bang.

Dia adalah pewaris dari White Camel Manor, Ouyang family. Dia diangkat anak oleh Ouyang Feng, bahkan ketika diakhir hayat dari Ouyang Feng dia akhirnya kembali sadar akan jati dirinya, tetap dia mengakui dia adalah anaknya. Dan Kungfu pertama Pendekar ini justru adalah yang diajarkan oleh Ouyang Feng, Divine Toad Stance atau Hama Gong.

Dia adalah pewaris dari Ancient Tomb Sect, Lin Chao Ying. Seperti yang kita tahu semua di ROCH, dia mempunyai ilmu silat berasal dari aliran ini, lightness skill dari aliran ini adalah salah satu yang terbaik di Jiang Hu.

Dia pewaris dari makam pedang dan ilmu nya dari tokoh paling kuat dan terhebat di dalam Jin Yong Universe. Bahkan dia mampu menciptakan ilmu tapak yang akhirnya setara dengan Xiang Long She Ba Zhang setelah ratusan tahun selalu menyendiri dipuncak ilmu tapak didalam Jin Yong universe.

Pada masa itu hanya satu orang yang mempunyai ini semua dan mampu melakukan ini, jaring pengaman. Yang Guo si Pendekar Rajawali, The Mad Western.

Dengan semua credentialyang dimiliki oleh seorang Yang Guo ini lah yang membuat Huang Rong kemudian membuat sebuah plan yang begitu brilliant, begitu hebat dan sangat jenius.

Huang Rong memilih Yang Guo untuk menjadi jaring pengaman dari ketiga opsi yang akan dia jalankan secara bersamaan. Dia adalah pilihan yang terbaik, The last man standing.

Sebab Huang Rong tidak ingin 3 opsi yang dijalankan oleh dia tidak ada pengawasnya, dan juga dia ingin memastikan 3 opsi ini berjalan dengan baik.

Karena dia tahu bahwa dia dan suaminya Guo Jing sudah tidak mungkin berperan lagi. Xiang Yang adalah Guo Family.

Peran Yang Guo terhadap situasi After Xiang Yang Fell amat sangat begitu sentral dan crucial, become a SILENT PROTECTOR.

Apakah kalian semua setuju dengan Huang Rong untuk opsi ke empat ini ?

Kesimpulan saya,

Huang Rong sang mastermind ini benar-benar jenius, Huang Rong itu sendiri adalah Jin Yong. Huang Rong membuat sebuah deception, ya sebuah tipuan terbesar yang pernah terjadi didalam Jin Yong universe.

Untuk dapat menyempurnakan deception nya, Huang Rong melakukan metode Red Herring. Dia memberikan ruang yang begitu terbuka lebar untuk 2 pusaka HSDS sehingga terjadi lah chaos yang begitu kuat selama kurun waktu 100 tahun lebih.

Dengan informasi yang diberikan kepada Jiang Hu bahwa Pasangan Pendekar Rajawali telah keluar dari dunia persilatan, itu seperti memberikan ruang yang sangat luas untuk Jianghu melupakan Yang Guo dan Xiao Long Nu.

Dengan kata lain Huang Rong justru disisi lain memberikan ruang kepada Yang Guo dan kemudian diteruskan oleh keturunannya, kemudian disebut keluarga Yang, untuk memperhatikan, mengamati dan mengawasi Jiang Hu, mencari orang yang tepat dan moment yang tepat untuk kemudian rahasia tersebut dibuka dan dapat mengusir Mongol dari Zhongguan.

Hingga akhirnya muncul lah sebuah accident, sebuah peristiwa pengkhianatan oknum Gai Bang dan kemudian rahasia dari HSDS sudah terbuka oleh Zhou Zhi Ruo, maka Yellow Dress Maiden akhirnya muncul masuk kedalam JiangHu.

Dan akhirnya orang yang tepat itupun muncul, yaitu Zhang Wu Ji. Sehingga akhirnya Yellow Dress Maiden atau Yang Ji Jie diakhir cerita HSDS menyerahkan amanah kepada Zhang Wu Ji.

Menjaga 2 pusaka HSDS beserta isinya (Tentu akhirnya menjadi milik Zhang Wu Ji, Kitab Wu Mu sudah langsung dipakai)

Menjaga dan membantu permasalahan yang terjadi di Gai Bang.

Seperti yang sudah saya ceritakan di artikel Yellow Dress Maiden sebelumnya, bahwa kenapa ketua Gai Bang menyuruh anak dan istrinya pergi menemui Yellow Dress Maiden dan exactly mengetahui lokasi tempat keturunan Yang Guo berada.

Artinya Jin Yong seperti memberikan penegasan, bahwa hubungan antara Gai Bang dengan keturunan Yang Guo sudah berjalan begitu lama, dari ketua sebelumnya ke ketua selanjutnya. Dan tentunya hubungan ini sangat bersifat rahasia.

Guo Xiang yang sepanjang hidupnya berusaha mencari Yang Guo saja tidak dapat menemukan jejak nya, ini malah seorang ibu dan anak dengan mudah nya menemukan alamat dari Yellow Dress Maiden keturunan ke 4 dari Yang Guo. Sungguh aneh bukan ?

Inilah Deception Plot yang dilakukan oleh Jin Yong didalam Trilogy Condor nya, dia selalu membuat kita berpikir bahwa Yang Guo dan Xiao Long Nu sudah gone dan vanished. Bahwa seakan-akan HSDS berdiri sendiri, tidak begitu banyak hubungan dengan 2 cerita Condor series sebelumnya. Seperti bagaimana dekatnya linking antara LOCH dengan ROCH.

Bahkan banyak pembaca ataupun fans Jin Yong yang melakukan judgment bahwa Yang Guo tidak patriotic terhadan negaranya. (Saya termasuk kedalam itu, sedikit kecewa dengan karakter Yang Guo yang kurang patrotik.)

Ternyata setelah saya memahami ini, saya salah berpikiran seperti itu, Yang Guo punya tugas lain, dia harus menjadi preserver sekaligus silent protector. Guo Jing tidak punya pilihan lain untuk Xiang Yang. Dia memang harus stay disana untuk negaranya, dan Yang Guo punya tugas lain untuk negaranya.

Fakta yang ada ini semua betul-betul disiapkan dengan sangat apik oleh Jin Yong, dia memberikan begitu banyak hint yang terbuka maupun tersamar bahkan tersembunyi. Hingga semua hint yang ada seakan langsung kena bom semua saat penampilan Yellow Dress Maiden muncul.

Sangat membingungkan, begitu tidak nyambung nya karakter ini muncul secara tiba-tiba. Begitu powerfull, begitu elegant dan jejak keangkuhan Xiao Long Nu masih terlihat jelas sekali, tidak peduli dengan siapapun dan bahkan seakan apapun urusan dunia sekalipun.

Terlihat jelas sekali Yang Ji jie sama sekali tidak menunjukkan sikap yang impress terhadap Zhang Wu Ji, datar bahkan terlalu datar menurut saya, sedangkan disatu sisi Zhang Wu Ji begitu impress terhadap Yellow Dress Maiden.

Sebuah misteri besar yang saya ketahui selalu menjadi perdebatan membingungkan selama 30 tahun ini ( terhitung dari waktu saya pertama kali membaca HSDS) akhirnya terbuka muncul, sayang sekali sudah tidak bisa ditanyakan langsung oleh Jin Yong.

Huang Rong adalah mastermind ini semua dan Yang Guo adalah tokoh utamanya dalam sebuah konspirasi terbesar didalam Jin Yong universe, sebuah Red Herring untuk menghasilkan Deception Plot.

Dia memerlukan peran Yang Guo supaya semua keraguan dia kepada 3 opsi yang dijalankan dapat terjawab dan 3 opsi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Jika opsi pertama pusaka dan rahasia HSDS jatuh ketangan orang yang tidak tepat maka Yang Guo dan keturunannya akan menegasikan situasi tersebut.

Jika opsi kedua Yelu Qi meninggal dalam pertempuran Xiang Yang dan tidak mampu mewariskan ilmu kepada Gai Bang, Quan Zhen dan Pulau Persik maka Yang Guo dan keturunannya yang melakukan back up itu semua menjadi silent protector terhadap 3 perguruan ini.

Jika opsi ketiga gagal, maka Yang Guo yang akan menyelamatkan Guo Fu dan keturunannya (jika ada)

Dalam hal membuat deception plot ini Huang Rong sangat bergantung kepada Yang Guo, orang yang paling dapat dipercaya mengemban misi yang hampir mustahil dilakukan. Huang Rong yang hampir sepanjang ROCH begitu paranoid terhadap Yang Guo, akhirnya malah percaya penuh dan berlebih kepada Yang Guo untuk berada di meja judi, sebab Huang Rong sudah memberikan semua nya apa yang dia punya beserta Guo Jing diatas meja taruhan. Perjudian terbesar dalam sejarah Jin Yong universe.

Terakhir, saya menduga Yang Guo memang tidak mau bertemu dengan Guo Xiang sebab dia mempunyai amanah yang demikian besar dan tidak mau terdistrack oleh siapapun juga. Lebih memilih menjadi silent protector terhadap Guo Xiang dan Emei.

Bahkan bisa jadi ini juga instruksi dari Huang Rong. Huang Rong sendiri pun tidak percaya kepada semua anak nya. Sebab keberadaan Yang Guo dan keturunannya amat sangat vital perannya.

Ini adalah pertaruhan besar, pertaruhan sebuah cara yang akan dilakukan oleh bangsa Han untuk mengusir Mongol setelah bangsa Han dijajah oleh Mongol dengan takluknya Xiang Yang.

Sebab karena pertaruhan yang sedemikian besar inilah Yang Guo dan keturunannya rela mengorbankan segala hal nya, salah satu nya adalah menghilang dari Jianghu. Demi menjaga, mengawasi dan menjadi solver Jiang Hu selama 120 tahun lebih.

(Bahkan rela dicap tidak patriotic oleh semuan fans Jin Yong, ahahahaha)

Sekali lagi, perjudian terbesar Huang Rong adalah pusaka bangsa Han, dia berharap dengan semua pusaka yang ada ini, Mongol akan dapat diusir oleh bangsa Han. Oleh sebab itu dia memerlukan sebuah plot cerita yang besar dan tentunya dia harus melakukan deception plot tersebut dengan teknik red herring, supaya pemain sesungguhnya dalam perjudian ini tidak dapat terlihat dan dapat bergerak dengan sebebas-bebasnya.

Jin Yong melakukan teknik sebelumnya begitu sangat hebat dengan Murong Bo sebagai pelakunya di DGSD, dia membuat plot cerita di DGSD begitu astonishing dan Cheng Kun sebagai pelakunya di HSDS, hanya uniknya untuk Cheng Kun ini Jin Yong menyembunyikan plot besar didalam plot kecil, sebuah deception plot didalam sebuah Trilogy. Totally Remarkable Genius !

Akhir kata dari saya, inilah penutup dari sebelumnya yang sudah saya release, yakni Yellow Dress Maiden, semoga dapat menambah keasyikan dalam membaca dan menyelami masterpiece dari Jin Yong pada umumnya, Trilogy Condor Heroes pada khususnya.

As the great Aristotle said :
‘It is the mark of an educated mind to be able to entertain a thought without accepting it.”
One sign of open-mindedness is being open to new concepts.

Ein Kommentar

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s