Fantasi Tanpa Batas

Disclaimer : Tulisan ini dapat berpotensi menyebabkan penasaran dan rasa ingin tau lebih lanjut, mending diabaikan..! 😁

Dalam khasanah sastra Tiongkok kuno pernah tercatat dalam sejarah dinasti Ming sebuah novel yang berjudul Jin Ping Mei (Hanzi: 金瓶梅) yang didalam nya berkisah tentang Ximen Qing seorang saudagar kaya dengan Pan Jinlian salah satu dari enam istri dan selir selirnya. Novel ini menggambar petualangan yang liar dan vulgar dari Ximen Qing, saking vulgarnya alur cerita sempat dianggap sebagai novel erotis yang tak bermutu, namun seiring dengan perkembangan jaman dan dinamika masyarakat, novel ini mendapatkan status sebagai salah satu karya sastra terbaik dalam sejarah sastra Tiongkok….
Koq bisa ya…? 😁

Kisah ini pernah diadaptasi kedalam cersil KPH yang berjudul Teratai Emas dengan nama tokoh cerita yang relatif sama yakni Shi Meng dan Kim Lian ( beda dialek saja.)

70 tahun setelah Jin Ping Mei….
Sekitar tahun 1650 terbitlah dari Maestro Li Yu sebuah novel sastra Rou Pu Tuan bertajuk Rou Pu Tuan (Hanzi: 肉蒲團; Pinyin: Rouputuan), yang juga dikenal sebagai The Carnal Prayer Mat, dan bisa diartikan sebagai „Tikar doa lembut dari daging“ adalah sebuah novel erotis Tiongkok abad ke-17. Ketika di Eropa Perang sedang berkecamuk, Tiongkok sedang mengalami semacam romantisme dengan kisah cinta romantis. Novel ini kemudian diterbitkan di Jepang pada tahun 1705 dengan kata pengantar sebagai novel erotis terbesar sepanjang masa. Novel Roputuan ini pernah diadaptasi ke film layar lebar yang dikenal dengan serial Sex and Zen bahkan terakhir di tahun 2011 dibuat secara spektakuler dengan teknologi cinematic 3D.
Koq bisa bisanya ya…? 😁

Sejarah mungkin akan berulang, namun ini dalam bentuk adaptasi yang berbeda, bukan dalam cinematic tapi berupa karya tulis. Sejak lama sebagian manusia punya beraneka ragam fantasi dari yang biasa biasa saja sampai ke fantasi nyeleneh yang mungkin cenderung liar. Bagi orang yang punya bakat menulis dan kebetulan dia seorang penggemar wuxia yang terobsesi dengan fantasi nya sendiri maka tidak heran akan selalu ada saja sempalan cerita aneh aneh yang keluar dari sumber cerita asli dan di kembangkan sedemikian rupa sehingga menjadi suatu karya tulis yang sepenuhnya menjadi pelampiasan fantasi dari penulisnya.

Hal ini juga terjadi pada karya cerita silat KPH yang di fiksi fantasi kan secara sangat liar dengan tokoh tokoh yang namanya dimirip mirip kan sehingga orang yang membaca akan bisa langsung mengasosiasikan dengan tokoh asli dari cersil original.

Siaute tidak bisa memberikan justifikasi terhadap fantasi penulis tersebut, pun karena sebelumnya juga pernah terdapat banyak sekali versi fiksi fantasi genre wuxia yang penuh dengan cerita erotik, sebut saja misalnya trilogi serial Pendekar Cinta Li Kun Liong karya Tabib Gila ( Dendam Kesumat, Rahasia Lukisan Kuno dan Bidadari dari Thian san), ada juga Trilogi serial Pendekar Naga Mas yang entah karangan siapa yang terdiri dari trilogi episode cerita dengan belasan sub episode cerita yang sangat panjang…
Mau bayangin jalan Ceritanya..?

Mudah…😁 kalau pernah nonton film film wuxia category III seperti Sex and Zen, Erotic Ghosh story dan juga seri Jin Ping Mei sendiri, maka tak jauh banyak beda dan bayangkan sendirilah isi ceritanya..! 😁

Dah…gitu saja ya.. 🍻
Palembang, 15 Jan 2021
Regards,
Budiman Ong

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s