Beng Kauw (Mingjiao) – Jin Yong

Bagi pembaca cerita silat To Liong To (The Heavenly Sword and Dragon Saber) mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Beng Kauw. Beng Kauw (明教; Mingjiao), secara harafiah berarti Agama Terang (Beng = Terang, Kauw = Agama), adalah sekte fiktif yang terdapat dalam novel wuxia Kisah Membunuh Naga (To Liong To) karya Jin Yong.

Organisasi keagamaan ini juga disebut sekilas dalam Memanah Burung Rajawali (Sia Tiauw Eng Hiong). Agama ini secara bebas berdasarkan pada Manikaenisme, yaitu agama gnostik yang benar-benar ada yang berasal dari Persia dan menyebar ke daerah lain di dunia, termasuk Tiongkok.

Beng Kauw dimulai di negeri Tay Sit Kok dan pada zaman kerajaan Tong barulah masuk ke Tionggoan. Pada masa itu, kaisar Tong telah mendirikan kuil-kuil untuk agama ini. Beng Kauw menyamaratakan semua pengikutnya dan mereka itu jika berharta, diharuskan menolong rakyat miskin. Merekapun tidak diperbolehkan makan makanan berjiwa atau arak.

Pemimpin besar agama ini dinamakan „Mo-ni“, sedang para penganutnya memanggilnya dengan panggilan „Beng cun“.

Markas besar Beng Kauw dinamakan Kong Beng-teng terletak di Kunlunshan di China Barat. Kong Beng-teng mempunyai tujuh puncak dan tiga belas tebing sehingga tempat itu tak akan bisa dilewati manusia.

1 Beng Cun Kauw Cu (Pemimpin Agama)

Beng-kauw mempunyai sejarah tiga puluh tiga turunan, dengan Yo Po Thian sebagai Kauwcu terakhir.

Kauwcu Beng Kauw bertugas untuk memperbesar agama, mengusir kaum penjajah, melakukan perbuatan-perbuatan mulia, menumpas kejahatan, meluruskan yang bengkok dan membasmi segala kebusukan.

Sepanjang sejarah berdirinya, Beng Kauw selalu memberontak melawan penjajah. Dalam tahun Kian Yam di zaman Lam Song (Song selatan), Ong Cong Sek Kauwcu memberontak di Sin ciu, sedang dalam tahun Siauw hin, Ie Ngo Po memberontak di Kioe Ciu. Sesudah itu, dalam tahun Siauw Teng, pada zaman kaisar Lee Cong, Thio Sam Ciang Kauwcu memberontak di daerah Kangsay dan Kwitang.

Sebab Bengkauw sering sekali bermusuhan dengan pembesar negeri dan menimbulkan pemberontakan-pemberontakan, maka kalangan pembesar negeri menamakan agama mereka sebagai Mo kauw (Agama Iblis) dan melarangnya.

2 Dua Kong Beng Su Cia (Utusan Terang Benderang)

  • Kong Beng Cu Su (Kong Beng Su Cia Kiri): Yo Siauw
  • Kong Beng You Su (Kong Beng Su Cia Kanan): Hoan Yauw (menyamar sebagai Kouw Tauw Too, tauw too = pendeta yang memelihara rambut)

Dahulu, dalam kalangan Kang Ouw, Yo Siauw dan Hoan Yauw dikenal sebagai Siauw Yauw Jie Sian (Siauw dan Yauw dua dewa) karena wajah mereka yang sangat tampan.

Kedudukan Kong Beng Su Cia adalah lebih tinggi daripada keempat Hu Kauw Hoat Ong.

3 Empat Hu Kouw Hoat Ong (Raja Pelindung Agama)

  • Cie (Ungu): Cie San Liong Ong (Raja Naga Baju Ungu) Taykie (Kim Hoa Popo)
  • Peh (Putih): Peh Bie Eng Ong (Raja Alis Putih) In Thian Ceng
  • Kim (Kuning Emas): Kim Mo Say Ong (Raja Singa Bulu Emas) Cia Sun
  • Ceng (Hijau): Ceng Ek Hok Ong (Raja Kelelawar Hijau) Wie It Siauw

Ilmu silat Cie San Liong Ong sebetulnya tidak berada di atasan Peh Bie Eng Ong maupun Kim Mo Say Ong, namun karena ia berwajah cantik, semua rela mengalah kepadanya dan memberikan kedudukan tertinggi dari Hu Kouw Hoat Ong kepadanya. Belakangan terungkap ternyata Kim Hoa Popo (Taykie) adalah salah satu dari tiga Seng Lie (Wanita Suci) dari Beng Kauw Cong-kauw Persia yang diutus mencuri Kian Kun Tay Lo Ie yang sudah hilang di Persia.

4 Lima Ciang Kie Su (Utusan Yang Memegang Bendera)

Ngo Beng-kie (5 Bendera): Kim, Bok, Sui, Hwe, dan Touw

  • Swie Kim kie (Emas murni): Gouw Kia Co, menggantikan Chung Ceng yang sudah dibunuh oeh Biat Coat Suthay saat penyerbuan 6 partai ke Kong Beng Teng
  • Kie bok kie (Bendera balok besar): Bun Cong Siong (atasannya Siang Gie Cun)
  • Ang Sui kie (Air besar): Tong Yang
  • Liat-hwee-kie (Bendera api hebat): Hee Yam
  • Houw touw kie (Tanah): Siluman kate gemuk Gan Hoan

5 Ngo Sian-jin

  • Tiat Koan Toojin Thio Thiong
  • Ciu Tian
  • Leng bian Sianseng Leng Kiam
  • Pheng Hweesio Pheng Eng Giok (guru Ciu Cu Ong, ayah dari Ciu Cie Jiak)
  • Po-tay Hweeshio Swee Poet Tek

Perpecahan Dalam Beng Kauw

Karena kauwcu terakhir, Yo Po Thian mati mendadak dan tidak menunjuk ahli warisnya, Beng Kauw tak mempunyai lagi Kauw Cu sehingga lantas saja terjadi kekalutan.

Cie San Liong Ong Taykie, setelah keputusannya untuk menikah dengan Han Sianseng Han Cian Yap ditolak oleh semua anggota Beng Kauw, dia pergi ke luar lautan dan memutuskannya hubungan dengan Beng Kauw.

Selain itu, Kong Beng Yu Su Hoan Yauw dan Kim Mo Say Ong Cia Sun menghilang dan tidak diketahui keberadaannya.

Menurut hirarki, Kong Beng Cu Su Yo Siauw yang kedudukannya paling tinggi dalam Beng Kauw, tapi semua anggota menentang. Sehingga Kong Beng Su Cia Kiri, dua Hu Kauw Hoat Ong, kelima Ciang Kie Su yaitu Kin, Bok, Sui. Hwee, dan Touw, dan Ngo Sian Jin, semua ingin merebut kedudukan pemimpin dan mereka jadi bermusuhan saling membunuh.

In Thian Ceng, sesudah gagal dalam merebut kedudukan Kauw cu, dalam gusarnya ia meninggalkan Beng Kauw dan mendirikan agama sendiri, Peh Bie Kauw.

Seng Hwee Leng (聖火令武功), Tanda Kekuasaan Api Nabi

Dari satu ke lain keturunan, seorang Beng Cun Kauwcu memegang serupa benda yang merupakan semacam tanda kekuasaan. Benda itu dinamakan Seng Hwee Leng (tanda kekuasaan Api Nabi). Berjumlah 6 buah. Tapi Seng Hwee-leng sudah hilang kira-kira seratus tahun.

Pada waktu Kauw Cu turunan ke-31 Cio Kauwcu memegang pimpinan, Seng Hwee Leng itu hilang direbut Kaypang. Maka itu Kauw Cu-Kauw Cu yang belakangan sudah tak punya tanda kekuasaan, walaupun ia memiliki kekuasaan sebagai pimpinan tertinggi. Karena itu siapa yang bisa mendapatkan Seng Hwee-leng dialah yang jadi Kauwcu turunan ke-34.

Seng hwee leng adalah logam mustika dan bahkan tidak dapat diputuskan oleh To liong to. Swee heng leng itu terbuat dari emas putih, besi Hian tiat, pasir Kim Kong dan bahan istimewa lain. Benda luar biasa itu tak akan bisa dilumerkan dengan api. Entah bagaimana Seng hwee leng dulu dibuat. Di badan Seng hwee leng tertulis kauw koat yang tak terbaca dari Kian Kun Tay Lo Ie.

Kian kun Tay lo-ie (乾坤大挪移), Memindahkan Langit dan Bumi

Kian Kun Tay Lo Ie, Ilmu Api Suci, ilmu pelindung dari agama Beng Kauw. Konon Kian Kun Tay Lo Ie diciptakan oleh Hasan Ben Sabbah (Hassan-i Sabbah) pendiri kelompok pembunuh Hashshashin. Kata itu berasal dari hashish, yaitu sejenis tumbuh-tumbuhan daun yang memabukkan yang digunakan kelompok itu sebelum melakukan pembunuhan.

Di dalam sejarah Beng-kauw, Kian Kun Tay Lo Ie adalah ilmu yang terhebat, dasar ilmu itu sederhana saja, yaitu berdasarkan ilmu “meminjam tenaga untuk memukul tenaga” dan ilmu “empat tahil memukul ribuan hati”. Tak usah dikatakan lagi, dalam dalil yang sangat sederhana itu terdapat perubahan-perubahan yang menakjubkan dan tidak bisa ditaksir oleh manusia biasa.

Tujuan dari Kian Kun Tay Lo Ie Sin-kang ialah menjungkir balikkan 2 rupa hawa, yaitu hawa “keras” dan hawa “lembek”, hawa Im dan hawa Yang. Perubahan pada paras muka terjadi pada waktu darah di dalam tubuh turun ke bawah, yaitu pada waktu berubahnya Cin kie. Sepanjang keterangan, waktu mencapai tingkat keenam, kulit di sekujur badan bisa berubah-ubah warnanya, sebentar merah sebentar biru. Tapi kalau seseorang sudah mencapai tingkat ketujuh, perubahan hawa Im dan Yang akan terjadi tanpa memperlihatkan perubahan dalam warna kulit.

Kian Kun Tay Lo Ie Sin-kang adalah suatu ilmu menakjubkan untuk mengerahkan dan menggunakan tenaga. Pada hakekatnya, ilmu tersebut adalah untuk mengeluarkan tenaga luar biasa yang tersembunyi dalam tubuh setiap manusia. Dalam keadaan biasa tenaga yang bersembunyi itu tak dapat dikeluarkan. Hanya pada detik-detik berbahaya, misalnya pada waktu kebakaran barulah tenaga itu keluar. Sering kita mendengar cerita bahwa dalam menghadapi bencana, seseorang yang lemah dapat melakukan perbuatan yang luar biasa seperti mengangkat barang ratusan atau ribuan kati beratnya yang tak akan dapat dilakukannya dalam keadaan biasa. Seperti itulah hakekat ilmu itu.

Bagi manusia biasa, Kian Kun Tay Lo Ie Sin-kang adalah ilmu yang sukar dipelajari dan salah sedikit saja dalam latihannya, ilmu itu bisa “makan tuan” membinasakan si pelajar sendiri. Mengapa begitu? Karena ilmu untuk mengerahkan tenaga dalam sangat berbelit-belit, apalagi bila si pelajar sendiri tidak mempunyai tenaga dalam yang cukup kuat untuk mengimbanginya. Sebagai contoh, kalau seorang bocah yang baru berusia tujuh delapan tahun bersilat dengan menggunakan martil yang beratnya ratusan kati, maka makin sulit ilmu silat yang dijalankannya, makin gampang kepalanya terpukul martil. Tapi hal ini tak mungkin terjadi jika yang bersilat dengan martil itu seorang dewasa yang bertenaga besar.

Dalam waktu yang lalu, orang-orang melatih diri dalam Kian Kun Tay Lo Ie Sin-kang semuanya tidak mempunyai cukup tenaga dan memaksa diri belajar. Sebagaimana diketahui, seorang ahli silat yang sedang mengajar serupa ilmu, biasanya tidak bisa merasa puas dan rela mengundurkan diri di tengah jalan. Maka itu banyak yang sudah menjadi korban dari latihan yang dipaksakan.

Sepanjang sejarah Beng Kauw hanya Ciong Kauwculah, dari keturunan kedelapan yang memiliki kepandaian paling tinggi dan sudah mencapai tingkat keenam dari Kian Kun Tay Lo Ie. Pada suatu hari, waktu sedang melatih diri, ilmu itu telah membakar Ciong kauwcu, sehingga binasa. Mulai dari waktu itu, belum ada orang yang bisa mencapai tingkat keenam.

Selanjutnya Yo Kauwcu mencapai tingkat kelima dan Yo Siauw hanya berhasil sampai tingkat kedua. Mengapa Bu Kie berhasil sedangkan tokoh-tokoh yang lebih hebat gagal? Jawabnya sangat sederhana. Karena Bu Kie memiliki cukup tenaga yang didapat dari latihan Kiu Yang Sin-kang.

Gambar: Kitab Kian kun Tay lo-ie (Memindahkan Langit dan Bumi)

Disusun oleh: Nonik Dahlia

Sumber: Buku To Liong To versi pertama

Photo credit: http://wiki.mywuxia.com/index.php?title=Qian_Kun_Da_Nuo_Yi

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s