Sejarah Ginseng


Ginseng telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun baik dalam pengobatan tradisional Tiongkok maupun Korea. Penyebutan tertulis pertama dapat ditemukan sekitar tahun 40 SM. Akar ginseng berlaku di Asia dari dulu hingga sekarang sebagai simbol kesehatan dan umur panjang. Oleh karena itu pada zaman dahulu hanya diperuntukkan bagi raja atau kaisar, bangsawan tinggi dan pengikut terdekat mereka. Ini membuat akarnya lebih berharga daripada emas.

Dalam bahasa China, akar ginseng, yang, seperti akar mandrake Eropa, memiliki penampilan (antropomorfik) seperti manusia, disebut rénshēn (人參 / 人参), diterjemahkan sebagai „akar ginseng manusia“ atau „berbentuk manusia“. Di Korea, karakter China ini dibaca insam (인삼), tetapi artinya tetap sama. Ginseng masih sangat dihargai dan digunakan dalam pengobatan Asia.

Baru pada abad ke-17 akar ginseng menjadi populer di Eropa. Tanaman itu sebelumnya dibawa ke Spanyol Moor oleh pelaut Arab, tetapi seiring waktu dilupakan lagi. Kemudian Ginseng digunakan lagi terutama oleh pelaut Belanda.

Pada abad ke-20, ginseng diakui sebagai tanaman obat oleh kedokteran universitas karena efeknya yang telah terbukti.  ~ aldithe

Diterjemahkan oleh Aldi Surjana
dari: https://de.wikipedia.org/wiki/Ginseng

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s