Apalah arti sebuah nama?

Apalah arti sebuah nama What's in a name Shakespeare

“What’s in a name? … Andaikata nama tak berarti apa-apa, seperti anggapan Shakespeare, mungkin seorang hartawan kaya raya bernama Ce Tiau (satu juta) tidak menjadi bangkrut disebabkan karena putrinya yang bernama Ce Tun (satu rupiah) menikah dengan seorang lelaki bernama Bo Coan (tidak untung).

Menjadi lebih parah setelah suami istri itu mempunyai seorang putra bernama Bo Ceng Li („kagak bener, engga fair“) yang menuntut kakeknya ke pengadilan atas dasar ‚pencemaran nama baik‘ ayahnya, karena si kakek pernah berkoar di media massa, bahwa ia bangkrut gara-gara menantunya bernama Bo Coan alias „engga ada untungnya“.

Selanjutnya, setelah kalah di pengadilan, untuk menghilangkan frustasi, Bo Ceng Li menikah, dan mempunyai anak lelaki yang ia beri nama Bo Hwat yang artinya kira2 „kehabisan akal“ atau „nyerah deh“.

Bo Hwat punya anak perumpuan yg bernama Bo Liang Sim, turunannya berhenti sampai disini..

Tetapi belakangan, ketahuan, bahwa nona Bo Liang Sim mempunyai saudara tiri seayah lain ibu, bernama Bo Kang Tau („paceklik rezeki“).

Bo Kang Tau mempunyai dua orang putra yang diberi nama Bo Do Ah dan Bo Le Ah.

Istri Bo Coan yang bernama Ce Tun mempunyai 3 saudara kandung.
Yang paling tua: Ce Ban (sepuluh ribu), yang kedua Ce Ceng (seribu) dan yang ketiga Ce Pe (seratus).

Ce Pe ber-anak Ce Pe Tiau (Seratus juta). Ce Pe Tiau inilah yg berhasil membangun kembali kehormatan keluarga Ce, bahkan seratus kali lipat dari kakeknya.

Ce Pe Tiau merasa sangat prihatin melihat kesialan yang selalu menimpah keluarga Bo.

Setelah bersemedi selama 7 hari 7 malam mengadap tembok, akhirnya suatu hari Ce Pe Tiau mendapat „penerangan“, bahwa kesialan keluarga Bo hanya bisa dihilangkan dengan jurus yg sama, yaitu negatip lawan negatip menjadi positip.

Artinya Bo yang berarti „tidak“ atau „bukan“ hanya dapat dinetralisir oleh“Bo“ itu sendiri, seperti contohnya kalimat „Aku bukan tidak mau“ (bukan=Bo, tidak=Bo), yang berarti „aku mau.“

Maka besoknya pagi2 sekali Ce Pe Tiau memanggil keponakannya Bo Kang Tau agar merubah nama anaknya untuk menukar kesialan dengan berkah.

Dan nama2 pun dirubahlah: Bo Do Ah menjadi Bo Bo Hok dan Bo Le Ah menjadi Bo Bo Ho. Dibelakang hari, Bo Bo Hok menjadi Gubernur di kota raja dan Bo Bo Ho setelah hengkang ke Hongkong menjadi bintang film terkenal.

Seandainya dulu Shakespeare sempat membaca tulisan ini, mungkin ia harus berpikir dua kali sebelum mengupdate status FB nya, yang berbunyi: “What’s in a name?….“ ??

Keterangan
Tulisan hasil keroyokan di facebook. Kisah ini adalah fiktif, begitu juga dgn nama2 yg digunakan. Jika ada kesamaan hanya kebetulan, yg tidak disengaja.

Diedit oleh aldithe.

https://aldisurjana.wordpress.com/

 

2 Kommentare

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden /  Ändern )

Google Foto

Du kommentierst mit Deinem Google-Konto. Abmelden /  Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden /  Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden /  Ändern )

Verbinde mit %s